Kaum Gay & Lesbian Incar India Jadi Tempat Liburan
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Kaum Gay & Lesbian Incar India Jadi Tempat Liburan

- detikTravel
Rabu, 28 Nov 2012 19:55 WIB
Kaum Gay & Lesbian Incar India Jadi Tempat Liburan
Komunitas LGBT di dunia incar India sebagai destinasi 'pink' tourism (ibnlive.in.com/reuters)
New Delhi - Turis lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) sulit diterima kehadiranya saat berkujung ke sebuah destinasi oleh masyarakat lokal. Tapi India malah memiliki tur operator khusus LGBT. India pun jadi destinasi yang paling diincar kaum LGBT.

Berkat India gay tur operator, kini Negara Bollywood tersebut jadi incaran traveler 'pink'. Operator tur ini khusus melayani traveler LGBT agar mereka bisa diterima di daerah tujuan wisata. Dengan kata lain tur operator ini menjadi jembatan antara kaum LGBT dengan penduduk setempat.

Sejak pengadilan tinggi melegalkan psikotropika homoseksualitas pada tahun 2009, India menjadi populer sebagai destinasi para gay. "Turis LGBT ingin diperlakukan sama seperti wisatawan lainnya. Mereka ingin merasa aman dan diterima. Tidak hanya mengacu pada keramahan penduduk lokal tapi juga terhadap masalah besar lainnya," kata presiden dan CEO International Gay and Lesbian Travel Association (IGLTA), John Tanzella dalam situs Jagran Post yang detikTravel lansir, Rabu (28/11/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tanzella menambahkan, di sini wisatawan akan mendapatkan pelayanan satu paket. Semuanya sudah mencakup bagaimana kedhidupan malam para gay dan lesbian serta berinteraksi dengan masyarakat setempat.

Adanya operator khusus seperti ini sangat berbeda dengan operator perjalanan normal lainnya. Menurut Bhuvan Mehta dari Pink Escapes yang berbasis di Kota Delhi, "Operator tur 'pink' ini bisa lebih memahami kebutuhan kaum gay ketimbang operator tur normal lainnya."

Dalam menangani hal ini, kekhawatiran terberat adalah mengamati keselamatan dan diskriminasi saat melakukan perjalanan. Namun tidak perlu khawatir, selain punya jaringan yang luas kantor IGLTA ada di seluruh kota.

Traveler LGBT yang ingin berlibur di India, akan dijelaskan terlebih dahulu situasi di negara tersebut. Menjalin komunikasi dengan kenalan baru. Terlepas dari perjalanan yang normal, wisatawan khusus ini akan mendapatkan pengetahuan tentang budaya dan petualangan.

"Para turis bisa menikmati pertunjukkan boneka, musik, dan tari berdasarkan cerita rakyat di alam, pasar rempah-rempah, menghadiri upacara pernikahan India atau mendapat wawasan tentang menjadi gay dan kesenangannya," kata Mehta.

Iming-iming tidak hanya menjadikan India sebagai tujuan wisata yang ramah gay, ini juga menjadi peluang emas untuk bereksplorasi. Para traveler yang datang bisa mengesksplorasi India dan itu menjadi tujuan kunjungan mereka.

Selain kota metropolitan, kota-kota yang lebih kecil juga menjadi destinasi wisatawan LGBT. "Kota-kota seperti Udaipur, Jaipur, Jaisalmer, Khajuraho, Varanasi, lokasi seperti perairan belakang Kerala, Marari Beach, Bangalore, kaki Himalaya yang cukup populer," kata Rajat dari Pink Vibgyor.

Udaipur memiliki sejumlah restoran dan kafe yang ramah gay, juga Jaipur dengan lingkungan dan orang-orang yang ramah gay. Sedangkan di daerah selatan, Kerala memberikan kesempatan yang baik untuk wisatawan yang mencari liburan terapi. Ada pula daya tarik terhadap kaum gay seperti di Goa yang siap menyambut para kaum LGBT dengan kehidupan malamnya.

India terbuka untuk wisatawan LGBT. Pelayanan ini diharapkan bisa menjangkau area yang lebih luas lagi.

(shf/ptr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads