d'Traveler adalah sebutan bagi member travel blogger yang terdaftar di detikTravel. Mereka secara aktif melakukan traveling ke berbagai tempat, lalu menulis cerita perjalanan dan membagi foto-foto hasil traveling mereka kepada para pembaca detikTravel.
Sepanjang bulan Mei, redaksi menerima ratusan artikel kiriman d'Traveler dengan berbagai kisah menarik. Ada yang naik ke Gunung Bromo, liburan ke sekitar Yogyakarta dan bermain ke air terjun di Jonggol, Karawang dan Bandung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari ratusan artikel itu, ada 10 tulisan dan foto yang paling disuka pembaca. 10 Artikel itu paling banyak dibaca dan para penulisnya berhak menjadi Pemenang Bulanan Periode Mei dan mendapatkan merchandise istimewa dari detikTravel. Mereka adalah:
1. Nur Alfi Lail
2. Amiruddin Daulay
3. Vinnyta93
4. Wandra Aira
5. Tulus Muliawan
6. Boma Stork Sijabat
7. Tamagustaman
8. Almuhajjir Marzuki
9. Obi Ibrahim
10. Asih Rahayu
Nah, sekarang giliran redaksi memilih 1 dari 10 pemenang ini sebagai juara terbaik alias d'Traveler of The Month. Yang dinilai tentu saja kualitas konten dan fotonya. d'Traveler of The Month selain mendapat merchandise seperti pememang lain, juga berhak atas hadiah tambahan berupa uang tunai Rp 750.000. d'Traveler of The Month periode Mei adalah:
Wandra Aira
Selamat kepada Wandra dan seluruh pemenang! Kalau mau seperti mereka gampang kok caranya. Kirim saja artikel cerita perjalanan atau artikel foto-foto traveling kamu ke detikTravel. Caranya login dulu pakai akun d'Traveler kamu di sudut kanan atas halaman detikTravel dengan detikConnect baik dari akun detikID, Facebook atau Twitter.
Yang belum punya tinggal bikin kok, gratis. Ingat ya, artikel cerita dan foto yang dikirim harus asli punya kamu, bukan plagiasi milik orang lain. Kirim sebanyak-banyaknya, siapa tahu kamu jadi pemenang periode berikutnya!
(rdy/fay)












































Komentar Terbanyak
Lagi, Finlandia Dinobatkan Jadi Negara Paling Bahagia Sejagat
Tak Biasa, Pantai di Bantul Sepi Wisatawan Saat Libur Lebaran
Bule Swiss Ejek Nyepi di Bali, PHDI Buka Suara