Topeng Raja Ampat bukan suvenir biasa. Selain harganya 'selangit', topeng yang menjadi primadona wisatawan asing ini menyimpan sepenggal kisah. Inilah cinderamata paling mahal dari Raja Ampat!
Jika Anda sudah bosan membelikan kaus sebagai suvenir, coba beli topeng raja. Suvenir ini dijual di Artshop Sinar Ridho yang terletak di Pantai Waisai Torang Cinta (WTC), Waisai, Raja Ampat, Papua Barat.
"Topeng Raja harganya Rp 3 juta, untuk topeng anak buah Rp 500 ribu hingga Rp 2 juta. Untuk turis asing biasanya saya jual topeng raja hingga Rp 3,5 juta," kata M Said, pemilik artshop kepada detikTravel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut dia, topeng ini dipahat oleh seorang pemahat dari daerah Wanwinyai. Mayoritas turis asing lebih memilih topeng kecil karena masalah pengepakan.
"Dikerjakan selama 1 tahun. Turis asing dari Amerika, Perancis, Inggris, Italia dan Cheko," ujar dia.
"Pernah ada rombongan turis dari Inggris yang membeli 12 topeng ukuran kecil, ada juga beberapa yang membeli besar. Mereka pilih topeng kecil agar mudah dibawa," lanjut Said.
Said berbagi cerita tentang makna di balik pahatan. Topeng ini diberi nama Topeng Raja Ampat.
"Topeng ini biasa dipasang di depan perahu saat Raja hendak pergi berperang ya sekitar 800 tahun silam. Raja Guradesi," cerita Said.
Ia menjelaskan ada pahatan gambar 4 raja dalam topeng itu.
"Ini menggambarkan 4 raja, Ampat. Hidungnya menggambarkan raja memiliki penciuman yang sangat tajam sehingga dia tahu ada. Pahatan kepala-kepala ini musuh-musuh yang dibunuh oleh raja yang dikenal kejam. Pahatan teratas itu mahkota raja," papar Said.
(shf/shf)












































Komentar Terbanyak
Viral Bule Sebut Bali 'Neraka Dunia', Dispar Badung Bereaksi
Cair! Desa Wunut Bagikan THR untuk Seluruh Warga, Termasuk Bayi Baru Lahir
Garuda Indonesia Tidak Lagi Berstatus Bintang 5