Geger, Pantai Anti Mainstream di Bali selatan

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Geger, Pantai Anti Mainstream di Bali selatan

Kurnia Yustiana - detikTravel
Senin, 16 Mei 2016 10:50 WIB
Pantai Geger yang ramai bule (Kurnia/detikTravel)
Nusa Dua - Di kawasan selatan Bali, Pantai Kuta dan Sanur memang begitu terkenal. Tapi kalau ingin main ke tempat yang anti mainstream, datang saja ke Pantai Geger.

Terletak di Nusa Dua, Bali, Pantai Geger menjadi alternatif lokasi wisata buat traveler yang ingin berkunjung ke tempat indah namun relatif sepi. Garis pantainya begitu panjang, dengan beberapa wilayahnya menjadi kawasan eksklusif hotel yang ada di sekitar sana. Tapi jika bukan pengunjung hotel, bisa juga main di pantai di sisi yang tidak eksklusif.

detikTravel berkunjung ke Pantai Geger pekan lalu. Begitu memasuki wilayah pantai, banyak kursi untuk berjemur serta payung yang tersusun rapi. Wisatawan di sana rupanya hampir semuanya bule, dan para wanitanya banyak yang tampak seksi dengan bikini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Para bule itu banyak yang asyik berjemur, pijat, membaca buku di kursinya, main kano atau berenang. Semuanya tampak begitu santai dan menikmati liburannya dengan tenang di pantai ini, karena memang pengunjungnya tak begitu ramai.


(Kurnia/detikTravel)

Pasir Pantai Geger berwarna coklat muda dan halus, dengan air laut yang cukup jernih. Ombak pantai di pesisir tidak terlalu besar dan memang boleh untuk berenang. Namun semakin ke tengah laut, ombak makin besar dan bisa buat surfing.

Seharian bermain di Pantai Geger pastinya menyenangkan. Kalau lapar, di sini banyak tempat makan yang tersedia jadi tak usah khawatir. Menu lokal hingga barat, semuanya ada.

Tertarik berkunjung? Langsung saja datang ke Pantai Geger kalau sedang di Nusa Dua. Biaya masuknya Rp 3 ribu per orang dan sewa kursinya mulai dari Rp 25 ribu untuk seharian.

Usai berkunjung ke pantai, traveler juga bisa melihat Pura Geger Dalem Pemutih yang indah di atas tebing di tepi Pantai Geger. Tapi menurut warga setempat, buat yang ingin masuk harus memakai sarung. Selain itu, khusus untuk wanita yang sedang datang bulan dilarang masuk.


(Kurnia/detikTravel)


(Kurnia/detikTravel)


Pura Geger Dalem Pemutih (Kurnia/detikTravel)

(krn/krn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads