Siap-siap, Bakal Ada Kampung Mural di Banyuwangi
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Siap-siap, Bakal Ada Kampung Mural di Banyuwangi

Putri Akmal - detikTravel
Rabu, 29 Mar 2017 07:25 WIB
Siap-siap, Bakal Ada Kampung Mural di Banyuwangi
Foto: Pulau Santen bakal disulap jadi kampung mural (Putri Akmal/detikTravel)
Banyuwangi - Banyuwangi tampaknya tak pernah kehabisan ide untuk menarik wisatawan. Di Pulau Santen, perumahan di sana sedang dihiasi mural. Bakal jadi kampung mural nih!

Pasca disulapnya Pulau Santen Banyuwangi menjadi destinasi halal tourism, sejumlah warga dan berbagai komunitas tergerak untuk bahu – membahu mempercantik pulau ini. Seperti komunitas Doodle Art, Pena Hitam dan Mahasiswa Pecinta Alam Universitas PGRI Banyuwangi (Mapala Uniba) yang dengan sukarela menghias dinding rumah warga dengan mural.

Anggota Mapala Uniba, L Andri Saputro (22) adalah satu di antara pelukis mural yang tampak asyik mencorat-coret dinding rumah salah seorang warga. Untuk menghindari agar para pemural tak sekedar menghasilkan gambar, Andri dan kawan-kawannya menetapkan tema lingkungan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tidak hanya sekedar menggambar mural, Andri dan kawan-kawannya juga melakukan pendampingan terhadap pemuda Pulau Santen yang ingin menuangkan kreatifitas muralnya.

"Di Pulau Santen ini ada 80 Kepala Keluarga (KK). Jadi saya dan teman-teman, dibantu warga sekitar, berinisiatif memperindah wajah sekitar pantai dengan lukisan mural ini. Mereka bebas berekspresi, namun gambar yang dibuat harus bersifat inovatif dan edukatif tentang lingkungan," ujar Andri, Selasa (28/3/2017) kemarin.



Siap-siap, Bakal Ada Kampung Mural di BanyuwangiFoto: (Putri Akmal/detikTravel)




Motif mural yang digambar di dinding rumah warga terlihat bervariasi. Ada yang bertema mangrove, konservasi, biota laut, kehidupan nelayan, maritim bahkan tentang Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Beberapa warga juga terlihat tak kalah antusias saat Andi dan komunitas pemural menggoreskan kuasnya di setiap dinding rumah. Dengan pendampingan, warga sekitar juga dibebaskan menggambari dinding sesuai tema yang ditetapkan.

Untuk biaya pembuatan mural di 80 dinding rumah warga itu, para komunitas bersama warga secara swadaya mengumpulkan uang bersama-sama. Andri dan kawan-kawannya dengan sukarela bersedekah semampunya untuk membeli cat yang digunakan untuk melukis.

Namun, sebagian ada yang berasal dari swadaya warga, sumbangan dari donatur, dan gerakan Rp 1.000 dari pelajar sekitar Pulau Santen. Besar harapan mereka tempat ini bisa jadi kampung mural percontohan di Banyuwangi.

"Semoga Pulau Santen ini bisa jadi kampung mural percontohan di Banyuwangi," singkatnya. (aff/aff)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads