Pasca disulapnya Pulau Santen Banyuwangi menjadi destinasi halal tourism, sejumlah warga dan berbagai komunitas tergerak untuk bahu β membahu mempercantik pulau ini. Seperti komunitas Doodle Art, Pena Hitam dan Mahasiswa Pecinta Alam Universitas PGRI Banyuwangi (Mapala Uniba) yang dengan sukarela menghias dinding rumah warga dengan mural.
Anggota Mapala Uniba, L Andri Saputro (22) adalah satu di antara pelukis mural yang tampak asyik mencorat-coret dinding rumah salah seorang warga. Untuk menghindari agar para pemural tak sekedar menghasilkan gambar, Andri dan kawan-kawannya menetapkan tema lingkungan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di Pulau Santen ini ada 80 Kepala Keluarga (KK). Jadi saya dan teman-teman, dibantu warga sekitar, berinisiatif memperindah wajah sekitar pantai dengan lukisan mural ini. Mereka bebas berekspresi, namun gambar yang dibuat harus bersifat inovatif dan edukatif tentang lingkungan," ujar Andri, Selasa (28/3/2017) kemarin.
Foto: (Putri Akmal/detikTravel)Motif mural yang digambar di dinding rumah warga terlihat bervariasi. Ada yang bertema mangrove, konservasi, biota laut, kehidupan nelayan, maritim bahkan tentang Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Beberapa warga juga terlihat tak kalah antusias saat Andi dan komunitas pemural menggoreskan kuasnya di setiap dinding rumah. Dengan pendampingan, warga sekitar juga dibebaskan menggambari dinding sesuai tema yang ditetapkan.
Untuk biaya pembuatan mural di 80 dinding rumah warga itu, para komunitas bersama warga secara swadaya mengumpulkan uang bersama-sama. Andri dan kawan-kawannya dengan sukarela bersedekah semampunya untuk membeli cat yang digunakan untuk melukis.
Namun, sebagian ada yang berasal dari swadaya warga, sumbangan dari donatur, dan gerakan Rp 1.000 dari pelajar sekitar Pulau Santen. Besar harapan mereka tempat ini bisa jadi kampung mural percontohan di Banyuwangi.
"Semoga Pulau Santen ini bisa jadi kampung mural percontohan di Banyuwangi," singkatnya. (aff/aff)












































Komentar Terbanyak
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Terungkap! Penyebab Kapal Dewi Anjani Tenggelam: Semua ABK Ketiduran
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun