Cuci Mata di Bandara Ngurah Rai Bali
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Cuci Mata di Bandara Ngurah Rai Bali

Prins David Saut - detikTravel
Kamis, 22 Jun 2017 15:55 WIB
Cuci Mata di Bandara Ngurah Rai Bali
Foto: Duty free di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali (David/detikTravel)
Prins David Saut - Menanti penerbangan ke luar negeri dari Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali rasanya takkan bosan. Turis bisa menanti penerbangan sambil jalan-jalan di duty free.

Jika keluar negeri melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, sudah pasti ada area shopping atau yang akrab di telinga para traveller disebut duty free area. Bandara kebanggaan Pulau Bali ini memiliki sistem walkthrough di area duty free, mirip Changi Airport Singapura.

Pantauan detikTravel di Terminal Keberangkatan Internasional Bandara Ngurah Rai, Jl Raya Airport, Badung, Bali, Kamis (22/6/2017), setelah para penumpang mendapatkan cap keimigrasian, sebuah gapura 'Departure Gates' menyambut mereka. Ada tulisan 'Dufry Shops (Off Sign) Tax and Duty Free'.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Cuci Mata di Bandara Ngurah Rai BaliFoto: (David/detikTravel)
Melewati gapura tersebut, para calon penumpang penerbangan internasional itu lalu menapaki jalan selebar kurang lebih 3 meter. Kiri kanan dari jalan itu adalah stand-stand produk bebas pajak.

Semua disusun sedemikian rupa sehingga para calon penumpang melewati setiap stand. Berawal dari stand produk-produk kecantikan, perawatan tubuh dan wajah, produk makanan dan minuman ringan hingga produk minuman beralkohol.

Cuci Mata di Bandara Ngurah Rai BaliFoto: (David/detikTravel)
"Kita memperhatikan analoginya, simple, kayak selang air. Dari situ, mereka akan melewati setiap stand. Ini kiri kanan dapat aliran calon penumpang yang sama. Konsep area komersial itu walkthrough passenger melalui penataan," kata Co GM Commercial Bandara Ngurah Rai Rahadian D Yogisworo kepada detikTravel.

Di area duty free itu ada sebuah akuarium berisi ikan-ikan hias yang menarik lirikan mata. Setelah melalui area duty free, para calon penumpang akan melihat hiasan topeng-topeng tradisional dari sejumlah kebudayaan di Indonesia.

"Kalau stand topeng itu, tematik event kita. Setiap bulan berbeda-beda untuk passengers experiences. Fungsinya agar calon penumpang tidak semuanya berjalan cepat ke ruang tunggu, melainkan berhenti sebentar dan melihat sekeliling," ujar Rahadian.

Cuci Mata di Bandara Ngurah Rai BaliFoto: (David/detikTravel)
Benar saja, ketika seorang calon penumpang asal Hong Kong melihat topeng-topeng tersebut, ia memperhatikan adanya kios jam tangan premium Omega, parfum ternama Victoria Secret, tas karya desainer terkenal Marc Jacobs dan masih banyak lagi brand-brand kelas dunia.

"Iya, saya hanya mau lihat topeng lalu ternyata ada toko jam, mau lihat-lihat saja," ujar Vivian, calon penumpang asal Hongkong tersebut.

BACA JUGA: Gubernur Bali: Obama Akan Tiba Tanggal 23 Juni untuk Liburan

Setelah melewati area shopping tersebut, para calon penumpang dihadapkan dengan menara jam artistik yang dikelilingi oleh T/G Lounge, Premium Lounge, dan Food Village. Sebut saja makanan khas Asia, barat dan Mediterania disajikan oleh berbagai restoran di area tersebut.

Tak hanya makanan, bar dan kafe pun siap memanjakan para calon penumpang sebelum meninggalkan Bali. Secara terpisah, Angkasa Pura I Bandara Ngurah Rai berencana untuk memperluas kawasan komersil ini, khususnya Duty Free Area.

"Kondisi existing Duty Free 1.597 meter persegi, akan diperluas sekitar 1.308 meter persegi, jadi harapan kita nanti total 2.905 meter persegi," kata Kepala Humas Bandara Ngurah Rai, Arie Ahsanurrohim terpisah.

Rata-rata calon penumpang yang meninggalkan Indonesia melalui Bali mencapai 15.313 orang. Sehingga diharapkan angka ini akan bertambah disertai dengan pelayanan yang memanjakan dan memperkuat kesan keramahan Indonesia di Bali terhadap para turis yang pernah berlibur di Pulau Dewata ini. (vid/krn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads