Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 19 Agu 2017 19:20 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Inilah Salju dan Es Abadi Indonesia

Afif Farhan
Redaksi Travel
Ea abadi di Papua (Afif Farhan/detikTravel)
Ea abadi di Papua (Afif Farhan/detikTravel)

FOKUS BERITA

Bangga Indonesia
Ugimba - Alam Indonesia, selalu bikin bangga. Salah satunya tersimpan di pedalaman Papua sana, terdapat salju dan es abadi. Mari lihat, minimal seumur hidup sekali.

Liputan tematik Bangga Indonesia dari detikTravel mencapai puncaknya. Sejak Kamis (17/8) kemarin, kami sajikan destinasi-destinasi wisata yang bisa bikin kamu bangga menjadi orang Indonesia.

Di artikel terakhir ini, kami bahas mengenai salju dan es abadi. Ya jangan salah, meski negara tropis nyatanya Indonesia memiliki fenomena salju dan es abadi yang tersimpan di Pegunungan Tengah, Papua.

detikTravel berkesempatan melihat salju dan es abadi pada pertengahan 2015 silam. Tergabung dalam Tim Ekspedisi Jurnalis ke Carstensz, detikTravel menjelajahi pedalaman Papua yang belum terjamah. Start dimulai dari Timika, lalu naik pesawat ke Sugapa di Kabupaten Intan Jaya. Lanjut trekking sekitar 8 jam ke Ugimba yang mana sudah tidak ada sinyal telefon dan internet di sana. Kemudian, berjalan kaki selama 7 hari hingga tiba di Basecamp Danau-danau yang berada di ketinggian 4.330 mdpl.

Puncak Jaya dan Puncak Sumantri yang diselimuti es abadiPuncak Jaya dan Puncak Sumantri yang diselimuti es abadi (Afif Farhan/detikTravel)


Di Basecamp Danau-danau itulah, terlihat puncak-puncak tertinggi di Indonesia. Paling tinggi adalah Puncak Carstensz, setinggi 4.884 mdpl (yang sebenarnya harus trekking lagi ke Lembah Kuning) dan 3 puncak lainnya yakni Puncak Sumantri, Puncak Jaya dan Puncak Carstensz Timur.

3 Puncak tersebut ketinggiannya mencapai lebih dari 4.600 mdpl. 3 Puncak itu jugalah, yang memiliki gletser tropis alias es abadi.

Es abadi di Puncak Jaya (Ali Rahman/Istimewa)Es abadi di Puncak Jaya (Ali Rahman/Istimewa)


Untuk mendaki 3 puncak itu, harus melalui Basecamp Danau-danau. Puncak Sumantri dan Puncak Jaya lokasinya bersebelahan, sekitar 2-3 jam trekking dari Basecamp Danau-danau.

Sedangkan untuk ke Puncak Carstensz Timur, medan pendakiannya lebih sulit. Namun di sana, bongkahan esnya lebih besar dan banyak gua es!

Es abadi di Puncak Jaya (Ali Rahman/Istimewa)Es abadi di Puncak Jaya (Ali Rahman/Istimewa)


Selfie di depan es abadi (Ali Rahman/Istimewa)Selfie di depan es abadi (Ali Rahman/Istimewa)


Untuk mendaki Puncak Sumantri, Puncak Jaya dan Puncak Carstensz Timur harus menggunakan krampon (sepatu es) untuk keamanan karena licin. Sedangkan untuk Puncak Carstensz sendiri, tidak terdapat bongkahan es seperti ketiga puncak tersebut. Tapi, di sana masih bisa ditemukan tumpukan salju di bebatuan-bebatuan sepanjang perjalanan pendakian.

Tumpukan salju di Puncak CarstenszTumpukan salju di Puncak Carstensz (Afif Farhan/detikTravel)


Saat mendaki Puncak Carstensz juga, terlihat Puncak Jaya dan Sumantri yang terbentang. Sayang beribu sayang, Tahun 1980-an, luas es di Puncak Sumantri dan Puncak Jaya seluas 20 km persegi. Sekarang, cuma 2 km persegi.

Pemanasan global menjadi masalah terbesar, yang membuat es abadi di sana mencair pelan-pelan. Beberapa operator pendakian menawarkan paket pendakian ke 3 puncak tersebut salah satunya Adventure Carstensz.

Jadi seumur hidup sekali sebelum esnya mencair, mari lihat dengan mata sendiri salju dan es abadi Indonesia. (aff/aff)

FOKUS BERITA

Bangga Indonesia
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
Load Komentar ...
NEWS FEED
Laporan dari Inggris

Foto: Museum Paling Keren di London

Selasa, 21 Nov 2017 08:20 WIB

Museum Natural History menjadi destinasi yang wajib dikunjungi di London, Inggris. Museum itu juga menyimpan sekitar 80 juta spesimen hewan sampai tumbuhan.