Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 05 Des 2018 17:30 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Surga Surfing Tersembunyi di Banyuwangi, Pantai Plengkung

Ardian Fanani
detikTravel
Pantai Plengkung di Banyuwangi (Ardian Fanani/detikTravel)
Pantai Plengkung di Banyuwangi (Ardian Fanani/detikTravel)
Banyuwangi - Banyuwangi punya aneka pantai cantik. Namun, para surfer wajib datang ke surga tersembunti di Taman Nasional Alaspurwo, Pantai Plengkung.

Pantai Plengkung tak pernah sepi dengan turis mancanegara. Surga tersembunyi di Taman Nasional (TN) Alaspurwo ini, menyimpan keindahan dan tantangan bagi wisatawan yang menyukai wisata adventure ini.

Pantai Plengkung berhadapan langsung dengan Samudera Hindia dan berada di timur Teluk Grajagan. Berjarak kurang lebih 55 kilometer dari pusat Kota Banyuwangi, menjadikan Pantai Plengkung sebagai salah satu destinasi tersembunyi yang masih terjaga keutuhannya. Untuk mencapai lokasi ini, wisatawan harus membelah hutan di Taman Nasional Alas Purwo.

Pantai ini merupakan salah satu pantai yang memiliki ketinggian ombak mencapai 6 hingga 8 meter dan panjang dua kilometer. Kondisi tersebut yang menjadikan pantai ini sebagai tujuan wajib bagi para peselancar. Bahkan disebut pula bahwa Plengkung masuk ke dalam tujuh ombak terbaik dunia dan menempati posisi kedua setelah Hawaii.

(Ardian Fanani/detikTravel)(Ardian Fanani/detikTravel)
"Ombak Pantai Plengkung pengaruh arus Antartika yang terbawa oleh Samudera Hindia, tak heran ombak yang dihasilkan menjadi konsisten dan besar. Tinggi ombak tersebut ada formasinya. Biasanya tujuh gelombang bersusun. Sangat menantang bagi para pecinta surfing," ujar Sumpena, Kepala BKSDA Wilayah V Jawa Timur kepada detikTravel, Selasa (4/12/2018).

Jenis ombak yang ada di Plengkung, kata Sumpena, terdiri atas tiga. Antara lain Kong Waves dengan tinggi ombak mencapai 6-8 meter; Speedis Waves dengan ketinggian 5-6 m dan Many Track Waves yang memiliki ketinggian 3-4 m.

"Selain itu ada pula ombak tingkat terakhir yakni Many Track yang biasa digunakan peselancar pemula untuk mengasah skill mereka," tambahnya.

Dengan jenis ombak yang dimiliki Pantai Plengkung, tak heran jika pantai tersebut pernah menjadi lokasi utama lomba surfing tingkat Internasional seperti Banyuwangi G-Land International Team Challenge. Beberapa negara seperti Australia, Prancis, Inggris, Amerika, Selandia Baru, dan Indonesia turut mengirim delegasi negaranya masing-masing untuk mengikuti ajang tersebut.

(Ardian Fanani/detikTravel)(Ardian Fanani/detikTravel)
Pantai Plengkung di mata wisatawan memiliki nama lain yakni G-Land. G-Land sendiri merujuk pada beberapa hal, salah satunya huruf G yang melekat pada G-Land mengarah pada Teluk Grajagan, tempat di mana Pantai Plengkung berada.

Di sisi lain huruf G diambil dari kata Green, yang mengarah pada letak Pantai Plengkung sebagai sebuah green forest. Selain itu huruf G juga berasal dari kata Great, berkat ombak Pantai Plengkung yang besar, panjang, dan penuh. Ada pula yang menyebut jika kata G-Land berasal dari lengkungan Pantai Plengkung yang mirip dengan huruf G.

(Ardian Fanani/detikTravel)(Ardian Fanani/detikTravel)


Bagi mereka yang mencintai surfing, G-Land merupakan tujuan yang tepat untuk didatangi. Dengan pesona keindahan alam sekitar yang masih asri dan teduh, menjadikan G-Land tak hanya unggul berkat gulungan ombaknya.

"Ini merupakan tempat terindah di dunia. Saya setiap tahun pasti datang kesini. Selama 12 tahun lebih selalu datang ke lokasi indah ini," ujar Miles Rakima, turis asal Australia.

Selain Pantai Plengkung, pengunjung juga bisa menikmati panorama alam Taman Nasional Alas Purwo lainnya seperti padang stepa dan segala habitat yang hidup bebas di dalamnya, yang juga menakjubkan dan tak kalah menarik.





Tonton juga 'Solusi Cegah Perburuan Liar Penyu Untuk Hiasan Dinding':

[Gambas:Video 20detik]


Surga Surfing Tersembunyi di Banyuwangi, Pantai Plengkung
(rdy/bnl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED