Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 09 Sep 2020 11:53 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Butuh Vitamin Sea? Ada Sombori Nih

Marnii amiru
detikTravel
Wisata Sombori
Rumah Nenek (Marnii amiru/d'traveler)
Jakarta -

Sombori dan Labengki adalah wisata eksotis Sulawesi. Kamu yang haus vitamin sea pasti setuju dengan destinasi ini.

Masih bingung cari tambahan biaya untuk liburan di Raja Ampat Papua? Yah, kalau mau berkunjung ke sana memang harus butuh persiapan yang mantap dan pastinya butuh biaya perjalanan yang banyak.

Tapi, sekarang ada kabar gembira dari Sulawesi. Traveler enggak perlu jauh-jauh ke Papua kalau hanya mau menikmati keindahan pulau-pulau kecil yang berjejer rapi karena di Kabupaten Morowali, Menui Kepulauan ternyata ada spot seindah Raja Ampat.

Kalau bukan di Pulau Labengki, Konawe Utara ya di Pulau Sombori. Kedua pulau tersebut familiar dengan sebutan duplikat Raja Ampat. So, trip kali ini kita mulai dari pulau Sombori yah guys.

Pulau Sombori adalah salah satu pulau yang terletak di desa Mbokita Kecamatan Menui Kepulauan Kabupaten Morowali Sulawesi Tengah. Berada di perbatasan Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Tengah.

Wisata SomboriWisata Sombori Foto: (Marnii amiru/d'traveler)

Pulau ini bisa dikunjungi dari titik berangkat lewat Morowali maupun Konawe Utara. Jika wisatawan berasal dari kota Kendari dan sekitarnya lebih mudah diakses lewat pelabuhan Molawe Konawe Utara sebagai titik start perjalanan.

Beberapa referensi perjalanan menuju Pulau Sombori dari pelabuhan Molawe akan diuraikan di bawah ini. Jadi, traveler di manapun berada jangan sampai ketinggalan untuk tahu dan berkunjung langsung di Pulau Sombori.

Banyak hal menarik yang bisa dinikmati keindahan alamnya apalagi banyak pulau-pulau kecil yang bisa dipandangi dari pulau Kayangan. Trip di pulau ini terdapat beberapa spot yang wajib dikunjungi dan tiap tempat tidak kalah indah dengan tempat lainnya.

Wisata SomboriWisata Sombori Foto: (Marnii amiru/d'traveler)

Mulai dari Pulau Kayangan 1 (Resort Sombori), Pulau Kayangan 2, Pulau Koko, Gua Berlian, Gua Allo, Rumah Nenek dan Air Kiri. Semua spot ini memiliki sejarah tersendiri yang sangat menarik untuk diceritakan pada pendatang baru di pulau ini.

Jika start dari Pelabuhan Molawe bisa ditempuh selama 3 jam perjalanan (tiba di Desa Mbokita) dengan menggunakan kapal laut (jolor). Sewa satu kali perjalanan (pulang pergi) dengan menggunakan jolor Rp 1.500.000 dengan kapasitas 25 orang.

Jika berangkatnya ikut open trip biasa mengeluarkan biaya Rp 150.000 sampai Rp 300.000 per orang selama 2 hari satu malam dengan fasilitas makan dan minum, tenda dan transportasi laut sedangkan biaya tiket masuk pulau sebesar Rp 10.000 yang dibayar ketika tiba di Desa Mbokita dan perawatan pulau Koko Rp.5000 per orang ditanggung sendiri.

Dari desa Mbokita ke resort Sombori ditempuh selama kurang lebih 18 menit perjalanan sedangkan dari resort Sombori ke Pulau Koko kurang lebih 17 menit. Pulau Koko biasa dijadikan sebagai tempat camp para pengunjung karena di pulau tersebut memiliki area yang sangat strategis dan cukup luas.

Terdapat satu kepala keluarga yang menghuni pulau dan menyediakan kamar mandi umum untuk MCK dengan tarif air Rp.5000,-/5 liter.

Penelusuran tempat-tempat yang wajib dikunjungi saat berada dipulau Sombori dimulai dari pulau Koko menuju Gua Allo kurang lebih satu jam perjalanan dan melewati Rumah Nenek dan Air Kiri.

Gua Allo dikunjungi pertama karena lokasinya lebih jauh dibanding Rumah Nenek dan Air Kiri. Gua Allo adalah jenis gua hidup yang di dalamnya terdapat danau dengan air (payau) atau kolam renang yang berdiameter 30 meter dan memiliki ornamen-ornamen yang menambah keindahan di dalam gua tersebut. Jika berkunjung ditempat tersebut jangan lupa membawa headlamp ataupun alat penerang lainnya, seperti biasa kondisi dalam gua gelap jadi butuh penerang dan harus siap pakaian basah.

Setelah menikmati keindahan Gua Allo dengan danau biru di dalamnya, dilanjutkan perjalanan pulang dan mampir di tempat wisata Air Kiri yang biasa ditempuh kurang lebih setengah jam perjalanan. Di tempat wisata Air Kiri ini memiliki jembatan yang memudahkan jolor untuk bersandar dan terdapat pasir putih timbul yang berada di ujung jembatan dan terdapat tebing.

Dinamakan Air Kiri karena letak air yang terdapat dalam lubang batu karst di area tersebut hanya bisa dijangkau dengan menggunakan tangan kiri dan ajaibnya air tersebut rasanya tawar.

Jarak wisata Air Kiri dengan Rumah Nenek tidak begitu jauh dan akan dilewati ketika perjalanan pulang ke pulau Koko. Rumah Nenek ini dijadikan sebagai salah satu spot wisata yang akan dikunjungi ketika berada di pulau Sombori.

Rumah Nenek adalah satu-satunya rumah yang ada di salah satu pulau Sombori dan dihuni oleh seorang nenek yang biasa disapa Nenek Indong dan meninggal dunia Januari 2020 namun rumahnya masih ada sampai sekarang dan merupakan salah satu spot terbaik di pulau Sombori.

Dari Rumah Nenek dilanjutkan perjalanan menuju pulau Koko untuk menginap (sebelumnya peralatan camp dan konsumsi sudah disimpan dipulau tersebut).

Satu malam berlalu, keesokan harinya adalah persiapan untuk meninggalkan pulau Koko menuju Gua Berlian yang bisa ditempuh dengan 25 menit perjalanan. Gua Berlian sangat strategis tempatnya dan memiliki jembatan yang biasa dijadikan sebagai tempat start untuk para pengunjung yang ingin melakukan diving dan snorkeling ditempat tersebut.

Memiliki terumbu karang yang indah dan air laut yang bersih, nyaman dan seru untuk menikmati keindahan bawah lautnya. Dari Gua Berlian dilanjutkan menuju pulau kayangan.

Pulau kayangan ini terdapat dua tempat berbeda yang bisa dinikmati keindahan pulaunya dari arah yang berlawanan dan biasa ditempuh selama 19 menit perjalanan.

Di Pulau kayangan 1 (resort Sombori) terdapat mercusuar yang jaraknya 20 meter dari penginapan. Bagi pengunjung yang ingin menginap di resort, tarifnya kisaran Rp 600.000. Resort ini adalah tempat terakhir yang dikunjungi sebelum pulang kembali di pelabuhan Molawe.

Selamat menikmati liburan yang lainnya. Terima kasih, salam lestari.

***

Artikel ini merupakan kiriman pembaca detikTravel, Marnii amiru dan sudah tayang di d'Travelers Stories. Traveler bisa berbagi pengalaman lewat artikel dan foto perjalanan di d'Traveler, linknya di sini.



Simak Video "Indahnya Pulau Labengki yang Jadi Raja Ampatnya Sulawesi"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/bnl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA