Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 08 Feb 2021 12:15 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Sedapnya Menyantap Nasi Liwet dengan Pemandangan Sawah Mulyaharja

Putu Intan
detikTravel
Kampung Tematik Mulyaharja
Nasi liwet di Kampung Tematik Mulyaharja. Foto: Putu Intan/detikcom
Bogor -

Setelah puas berfoto dan belajar bertani di Kampung Tematik Mulyaharja, saatnya mengisi perut dengan hidangan nasi liwet. Makin lengkap dengan pemandangan sawah yang menyegarkan.

Hidangan nasi liwet komplit merupakan kuliner andalah Agro Edukasi Wisata Organik (AEWO) Mulyaharja. Nasi liwet yang disajikan adalah nasi liwet Sunda. Nasi ini dimasak dengan mencampurkan beras dengan rempah dan daun salam sehingga rasanya gurih.

Kampung tematik Ciharashas, Harjamulya, Kota Bogor atau yang biasa dikenal Agro Edukasi Wisata Organik (AEWO) Mulyaharja, menyajiikan pemandangan hamparan sawah dan pegunungan nan instagramable. Nggak percaya? Tengok aja nih.Kampung tematik Ciharashas, Harjamulya, Kota Bogor atau yang biasa dikenal Agro Edukasi Wisata Organik (AEWO) Mulyaharja, menyajiikan pemandangan hamparan sawah dan pegunungan nan instagramable. Foto: Rachman Haryanto

Nasi liwet ini dihidangkan dengan berbagai lauk pendamping yakni ayam bakar, karedok, tahu dan tempe goreng, serta yang menjadi andalan adalah semur jengkol. Untuk dapat menikmati seporsi nasi liwet komplit ini, traveler cukup merogoh kocek Rp 30 ribu.

Kampung tematik Ciharashas, Harjamulya, Kota Bogor atau yang biasa dikenal Agro Edukasi Wisata Organik (AEWO) Mulyaharja, menyajiikan pemandangan hamparan sawah dan pegunungan nan instagramable. Nggak percaya? Tengok aja nih.Kampung tematik Ciharashas, Harjamulya, Kota Bogor atau yang biasa dikenal Agro Edukasi Wisata Organik (AEWO) Mulyaharja, menyajiikan pemandangan hamparan sawah dan pegunungan nan instagramable. Foto: Rachman Haryanto

Setelah puas menikmati nasi liwet komplit, traveler juga bisa menikmati minuman khas Sunda yakni bajigur. Bajigur merupakan minuman tradisional yang terbuat dari jahe, gula merah, dan santan. Satu teko bajigur dibanderol seharga Rp 50 ribu.

Semua menu ini dimasak langsung oleh masyarakat lokal yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani (KWT). Jadi, dengan membeli kuliner tersebut, traveler juga berkontribusi memajukan usaha kecil dan menengah di Mulayaharja.

Nah, bagi traveler yang menginginkan minuman-minuman lainnya, bisa memesan di kafe Saungkopi yang terletak di tengah sawah. Di sana tersedia minuman olahan kopi, teh, dan cokelat. Harganya juga terjangkau yakni Rp 15 ribu per porsi.

Terlepas dari rasa makanan yang sedap, bagian menyenangkan dari menyantap kuliner ini adalah pemandangan sawah di AEWO Mulyaharja yang begitu cantik dan asri. Traveler dapat menikmati kuliner ini di saung-saung yang ada di kawasan AEWO Mulyaharja.

Jika tertarik menikmati kuliner tradisional Sunda bernuansa alam, langsung saja datang ke AEWO Mulyaharja di Bogor Selatan. Tiket masuk kawasan ini adalah Rp 10 ribu.



Simak Video "Kampung Tematik Mulyaharja, Wisata Pertanian di Kaki Gunung Salak"
[Gambas:Video 20detik]
(pin/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA