Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 02 Mar 2021 09:04 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Menikmati Asrinya Suasana Pedesaan di Joglo Bu Condro Borobudur

Eko Susanto
detikTravel
Joglo Bu Condro
Foto: Eko Susanto/detikcom
Magelang -

Berada di joglo yang satu ini terasa sekali nuansa perkampungan atau pedesaan. Lokasi ini tak jauh dari Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Joglo Bu Condro, begitu namanya. Lokasi ini tepatnya berada di Dusun Kedungombo, Desa Candirejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Untuk sampai di lokasi ini sangat mudah sekali, wisatawan bisa dengan bantuan google maps.

Di lokasi ini, wisatawan bisa menikmati pemandangan serta suasana pedesaan yang di kanan dan kiri joglo merupakan ladang pertanian milik warga. Di halaman joglo ini terdapat tiga pohon sengon raja yang teduh sekali.

Adapun di lokasi ini wisatawan bisa memilih paket yang ditawarkan baik keliling pedesaan dengan naik sepeda onthel maupun naik andong. Harga per paketnya sangat terjangkau. Untuk turis domestik per paket sebesar Rp 125 ribu, sedangkan turis mancanegara sebesar Rp175 ribu.

Harga paket yang ditawarkan ini sudah termasuk snack, belajar menabuh gamelan, membuat makanan tradisional serta keliling naik sepeda onthel atau andong. Nantinya start keliling kampung tersebut dari Joglo Bu Condro dengan dipandu oleh guide.

Joglo Bu CondroJoglo Bu Condro. Foto: Eko Susanto/detikcom

Bangunan yang ada masih alami dan terkesan nuansa kultur Jawa yang sangat kental. Untuk sampai di lokasi ini, wisatawan disarankan reservasi terlebih dahulu.

"Awalnya, kami kasih nama Bu Condro, sebuah nama yang khas dengan nuansa desa atau kampung. 'Bu Codro adalah nama ibu saya, kebetulan bapak saya Pak Codro Sutopo karena beliau sudah wafat, jadi diabadikan nama ibu dengan nama, Bu Condro," kata pemilik Joglo Bu Condro, Punjung Rahyuno saat ditemui di lokasi, Senin (1/3/2021).

Ia menuturkan, konsep yang dibuatnya sederhana dengan nuansa pedesaan, kemudian kultur Jawanya tetap dipertahankan. Joglo serta suasana yang ada dipasarkan untuk turis domestic maupun mancanegara, segmen Eropa.

"Membuat konsep bangunan yang sederhana, ndeso masih kita pertahankan segi kultur Jawanya dan masih nuansa ndeso. Kita memang mengedepankan nuansa desa, kita punya segmen Eropa sama domestik," ujarnya.

Pihaknya ingin menonjolkan dengan konsep kembali ke alam atau back to nature. Untuk itu, bangunan yang tidak menggunakan material modern, semuanya konsep pedesaan.

Joglo Bu CondroJoglo Bu Condro. Foto: Eko Susanto/detikcom

"Kami ingin menonjolkan kembali ke alamat atau back to nature. Semua material nggak ada modern, semua konsep ndeso, mulai dari bambu, kayu, pernak-perniknya masih menggunakan bambu, bahan yang ada di sekitar kampung ini saja," katanya.

Untuk paket wisatanya yang ditawarkan, kata dia, mulai dari keliling naik sepeda onthel, wisata keliling naik andong dengan dipandu guide.

"Untuk kegiatan pariwisata program banyak, mulai dari wisata sepeda, ada wisata naik dokar keliling kampung, ada guide. Start dari sini, kalau domestik per orang Rp 125 ribu termasuk snack, cara belajar menabuh gamelan, cara membuat makanan tradisional. Kalau yang asing Rp175 ribu. Paket ini belum termasuk makan," tutur dia seraya ada paket fun games.

Selanjutnya
Halaman
1 2
BERITA TERKAIT
BACA JUGA