Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 21 Mei 2021 12:30 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Kopi Ingkar Janji, Kedai yang Lagi Hits di Kulon Progo

Kedai kopi di Kulonprogo
Kedai Kopi Ingkar Janji di Kulon Progo (Jalu Rahman Dewantara/detikTravel)
Kulon Progo -

Wisata kuliner berbalut alam saat ini tengah digandrungi masyarakat. Tren ini ditangkap Kopi Ingkar Janji, sebuah rumah makan berkonsep tradisional di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang namanya sedang naik daun.

Berlokasi di Jl. Raya Kaligesing No.17, Tileng, Pendoworejo, Girimulyo, atau sekitar 20 Km dari barat Kota Yogyakarta, Kopi Ingkar Janji menyajikan berbagai kuliner tradisional yang dipadukan dengan suguhan alam pedesaan.

Di tempat ini pengunjung dapat menikmati menu-menu "Ndeso" yang cukup lengkap. Ada sayur lodeh, kacang panjang, tempe garit, tahu bacem, botok manding hingga mangut lele. Untuk camilan antara lain geblek, tempe benguk, mendoan, pisang goreng, singkong goreng dan masih banyak lagi.

"Harga yang kami patok termasuk murah ya, untuk snack (camilan) rata-rata Rp6.000 per porsi, kemudian makanan beratnya, yaitu nasi sayur sepuasnya hanya Rp10.000, sedangkan untuk lauk pauk harga standar, kisaran Rp5.000," kata pengelola Kopi Ingkar Janji, Ismail Fahmi, saat ditemui detikTravel di lokasi, Kamis (20/5/2021).

Kedai kopi di KulonprogoSuasana outdoor kedai Kopi Ingkar Janji (Jalu Rahman Dewantara/detikTravel)

Makanan tersebut bisa dinikmati bersama aneka minuman seperti teh poci, teh telang, wedang jahe, kunir asem, teh tarik dan berbagai jenis kopi mulai dari kopi tubruk, vietnam drip serta yang paling favorit, kopi ingkar janji. Adapun harga yang dipatok untuk minuman berada di kisaran Rp 2.000 sampai dengan Rp 20.000.

Sembari menyantap hidangan, pengunjung bisa menyaksikan hamparan sawah dengan latar belakang Perbukitan Menoreh yang membentang di sisi barat dan utara kedai. Pemandangan alam yang masih asri ini cocok bagi para penghobi foto.

Pemandangan alam itu kian ciamik bila pengunjung datang pada sore hari. Saat senja tiba, langit akan menguning. Sinar mentari yang terlihat dari ufuk barat perlahan meredup, lalu menghilang dan berganti gelapnya malam. Jika cuaca sedang cerah, pengunjung bisa menikmati malam bermandikan sinar rembulan.

Rumah makan yang beroperasi sejak Oktober 2020 ini menyediakan ruang terbuka yang cukup luas. Di sini juga tersedia ruangan indoor yang dibangun seperti rumah joglo. Terdapat pula fasilitas pendukung seperti musala, toilet, dan live musik.

"Untuk kapasitas pengunjung di sini maksimal 500 orang, tapi karena sedang masa pandemi COVID-19 kami batasi separuhnya, sebelum masuk pengunjung juga dicek suhu tubuh, wajib mencuci tangan, mengenakan masker, jaga jarak serta tidak berkerumun," jelas Fahmi.

Selanjutnya: Didatangi banyak tokoh nasional

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Kisah Mbah Waluyo Tinggal 10 Tahun di TPU Kulon Progo"
[Gambas:Video 20detik]
BERITA TERKAIT
BACA JUGA