Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 30 Jan 2022 08:42 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Memulai Pagi di Singkawang dengan Bubur Pekong yang Legendaris

Singkawang -

Sarapan apa di Singkawang? Lupakan makanan hotel. Keluarlah dan jelajahi aneka sarapan menggoda di kota ini. Salah satunya adalah bubur Pekong yang legendaris!

Bubur Pekong. Sekilas mendengar namanya traveler pasti akan dibuat penasaran dan bertanya-tanya. Bubur apakah itu? Ternyata, jawabannya adalah bubur sapi.

Alih-alih menggunakan daging ayam, bubur satu ini menggunakan irisan daging sapi yang sudah dipotong kecil-kecil sebagai toppingnya.

Yang lebih uniknya lagi, bubur ini disiram dengan menggunakan kuah kaldu sapi berwarna bening. Masih kurang unik juga? Bagaimana jika ada tambahan topping berupa ikan teri goreng bercita rasa asin di atasnya.

Bagaimana rasanya? Menurut detikTravel, secara mengejutkan perpaduan antara ikan teri asin, kuah kaldu sapi, dan potongan daging sapi, plus daun bawang, kacang, dan bawang goreng, ternyata menghasilkan rasa yang enak banget!

Bubur Pekong SingkawangDian sedang meracik bubur Pekong. (Wahyu Setyo Widodo/detikTravel)

Kuah kaldu sapi yang gurih, bertemu dengan bubur nasi dan asin ikan teri, terasa sangat padu di lidah. Bukan saling bertabrakan, mereka malah menguatkan rasa satu sama lainnya, sehingga begitu pecah di mulut. Jangan lupa tambahkan sambal biar rasanya makin mantap.

Bubur Pekong ini ternyata sangat legendaris. Bubur ini sudah ada sejak tahun 1976. Artinya, sang pemilik sudah berjualan bubur selama 45 tahun.

"Ini namanya Bubur Pekong, dari tahun 1976, dari kakak saya belum ada," kata Dian (23), generasi kedua penerus Bubur Pekong kepada detikTravel, Sabtu (29/1/2022).

Bubur pekong SingkawangPengunjung menikmati bubur Pekong. (Wahyu Setyo Widodo/detikTravel

Oh iya, tentang kata Pekong yang melekat pada nama bubur ini, ternyata merujuk pada Tua Peh Kong, alias Vihara Tri Dharma Bumi Raya yang berdiri tepat di depan warung bubur tersebut.

Jadilah warung bubur ini disebut sebagai Bubur Pekong, karena lokasinya memang berdiri di depan Pekong. Selain bubur, warung ini juga menjual menu sarapan lain seperti lontong sayur, sate ayam dan sate sapi.

Selanjutnya: Masak Jam 3 Pagi, Habis Beras 6-10 Kilogram

Selanjutnya
Halaman
1 2
BERITA TERKAIT
BACA JUGA