Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Senin, 16 Mei 2022 12:53 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Taman Gandrung Terakota Ada Kaitan dengan Desa Penari?

Femi Diah
detikTravel
Taman Gandrung Terakota di Banyuwangi
Taman Gandrung Terakota di Banyuwangi (Rachman Haryantoo/detikcom)
Jakarta -

Taman Gandrung Terakota (TGT) mendapatkan sorotan lagi. Objek wisata di Banyuwangi, Jawa Timur itu dikait-kaitkan dengan Desa Penari dalam film yang tengah popular saat ini.

Pecinta film nasional sedang dihebohkan dengan film KKN di Desa Penari. Film itu menceritakan tentang kisah sekelompok mahasiswa yang sedang melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di sebuah desa terpencil.

Disebut-sebut, film itu merupakan kisah nyata pada 1990-an. Tetapi, tidak disebutkan secara tersurat lokasi universitas asal mahasiswa itu dan lokasi KKN.

Netizen berspekulasi KKN itu dilaksanakan di salah satu desa di Banyuwangi. Bukan rahasia Banyuwangi di masa lalu identik dengan klenik.

Dugaan kuat lokasi KKN ada di Banyuwangi dikaitkan dengan inisial B yang disebutkan di awal film dan logat para mahasiswa dan penduduk desa di film KKN tersebut. Selain itu, pembangunan objek wisata taman Gandrung Terakota di kota tersebut. Tak main-main, ada ratusan patung penari gandrung di taman itu.

Taman Gandrung Terakota itu berada di lahan sawah terasering di kaki Gunung Ijen, tepatnya di kawasan Jiwa Jawa Ijen Resort, Kecamatan Licin, Banyuwangi. Taman itu diresmikan pada 22 September 2018.

"Terakota adalah nama lain dari tembikar atau gerabah sebagai bahan dasar visualisasi penari gandrung ini. Ini adalah situs untuk merawat dan meruwat Tari Gandrung sebagai salah satu identitas budaya Banyuwangi," ujar Sigit Pramono, penggagas Taman Gandrung Terakota yang juga pemilik Jiwa Jawa Resort, saat peresmian.

Sigit menambahkan upaya merawat dan meruwat budaya tersebut sengaja dilakukan dengan pendekatan kawasan, yang situs budaya ini terhampar di puluhan hektar lahan persawahan yang dibiarkan tetap alami.

Dia menyebut kesenian Gandrung memang berasal dari tradisi rakyat. Awalnya, kesenian Gandrung merupakan wujud syukur atas hasil pertanian yang melimpah. Karena itu, situs rawat-ruwat Tari Gandrung ini pun kita hamparkan berdampingan dengan aktivitas rakyat, yaitu petani yang tetap membajak sawah dengan kerbau, menanam dan memanen padi.

Berada di taman tersebut, traveler bisa menikmati keindahan Gunung Ijen yang memiliki tinggi 2.443 meter di atas permukaan laut (mdpl) di sisi barat. Di Ijen itulah terdapat kawah yang memancarkan api biru (blue flame) yang mendunia. Menengok ke timur, akan terlihat birunya Selat Bali.

Taman Gandrung Terakota terinspirasi dari Terracotta Warrior and Horses di Tiongkok yang dibangun pada masa Kaisar Qin Shi Huang (259-210 SM). Penataannya melibatkan kurator seni rupa dari Galeri Nasional Indonesia sekaligus dosen Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, Dr Suwarno Wisetrotomo.

Taman Gandrung Terakota tidak hanya menyajikan deretan patung-patung penari gandrung. Memasuki kawasan ini, pengunjung dipertontonkan bukit hijau dan hamparan sawah, para petani membajak sawah, kebun kopi, pohon durian, beraneka jenis bambu, dan tanaman endemik setempat.

Bagaimana pendapat traveler, di manakah lokasi desa penari itu?



Simak Video "Nama Desa Penari Mendadak Ada di Garut Dalam Google Maps!"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA