Api Abadi Mrapen padam sejak 1 Januari 2026. Ternyata, selain Mrapen masih ada 5 api abadi lain yang ada di Indonesia.
Indonesia kaya akan fenomena alam yang menakjubkan. Salah satunya api abadi yang menyala terus tak pernah padam. Selain Api Abadi Mrapen yang belakangan viral, Indonesia ternyata punya banyak api abadi lain yang wajib diketahui.
Api-api ini tidak hanya menyuguhkan keunikan geologi, tapi juga memiliki makna sejarah, spiritual, dan budaya yang unik. Tempat-tempat ini layak masuk dalam daftar destinasi unik yang wajib dikunjungi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Merangkum informasi dari beberapa sumber, berikut ini sejumlah api abadi di Indonesia yang wajib diketahui:
1. Api Abadi Kayangan Api
Api abadi Kayangan Api bojonegoro Foto: Ainur Rofiq |
Api Abadi Kayangan Api berlokasi di Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
Melansir situs Wisata Bojonegoro, Senin (2/2), Api Abadi Kayangan Api disebut-sebut sebagai api abadi yang tidak pernah padam sejak peninggalan Kerajaan Majapahit. Api ini menjadi salah satu api abadi terbesar di Asia Tenggara.
Api ini pernah diikutsertakan dalam Even Pekan Olahraga Nasional XV Jawa Timur tahun 2000.
2. Api Tak Kunjung Padam
Api Tak Kunjung Padam di Desa Larangan Tokol Pamekasan. Foto: Kemenparekraf |
Api Abadi Tak Kunjung Padam juga menjadi salah satu fenomena geologi yang terletak di Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Lokasinya berada di tengah hamparan sawah dan pedesaan.
Melansir informasi detikJatim, Senin (2/2), sumber api dari Api Tak Kunjung Padam berasal dari belerang. Secara ilmiah, fenomena ini terjadi karena interaksi antara belerang dengan udara yang mengandung oksigen.
Namun dari sejarahnya, Api ini muncul dari tancapan tongkat Ki Moko, tokoh tersohor di Desa Larangan Tokol.
Uniknya titik api utama di Api Tak Kunjung Padam memiliki dua lokasi yang disebut sebagai Apoy Lake atau api laki-laki dan Apoy Bine atau api wanita.
3. Api Biru Abadi Kawah Ijen
Blue Fire Kawah Ijen di Banyuwangi Foto: Aldhi Sanjaya Putra/d'Traveler |
Fenomena api abadi selanjutnya terletak di Kawah Ijen, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Sebuah lokasinya yang dikenal dengan fenomena blue fire atau api birunya.
Konon, api abadi ini baru bisa dilihat saat matahari terbenam hingga terbit. Melansir situs Indonesia Kaya, Senin (2/2), bagi traveler yang ingin bermalam untuk menyaksikan fenomena blue fire, kawasan Kalipuro menjadi rekomendasi untuk bermalam.
Fenomena alam ini terjadi akibat sublimasi gas belerang dan suhu mencapai 200 derajat Celsius yang akhirnya membentuk fenomena geologi berupa pancaran api berwarna biru.
4. Api Abadi Bekucuk
Kolam Bekucuk Mojokerto Foto: Enggran Eko Budianto |
Api abadi selanjutnya berada di Dusun Bekucuk, Desa Tempuran, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, yang dikenal dengan Api Abadi Bekucuk.
Konon, lokasi api abadi ini dulunya merupakan kolam keramat yang masih dijaga oleh masyarakat setempat. Pada masa Pemerintahan Belanda kolam keramat ini pernah menjadi lokasi tambang yodium. Kemudian pada tahun 1989 kolam keramat ini digali kembali dan memunculkan kobaran api abadi.
Berdasarkan sejarahnya, Api Abadi Bekucuk menjadi salah satu lokasi yang digunakan untuk membuat alat-alat pusaka pada masa Kerajaan Majapahit.
5. Api Abadi Sungai Siring
Jauh dari Pulau Jawa, Api Abadi Sungai Siring berada di Pulau Kalimantan, tepatnya Dusun Bambu Kuning, Kelurahan Sungai Siring, Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Api ini pernah digunakan sebagai sumber api untuk obor Pekan Olahraga Nasional (PON) XVII pada 2008.
Tidak banyak informasi yang didapat tentang Api Abadi Sungai Siring, namun api ini menjadi salah satu fenomena geologi unik yang wajib untuk disambangi jika berkunjung ke Kalimantan Timur.
(wsw/wsw)
















































Komentar Terbanyak
Bule yang Ngamuk Dengar Warga Tadarusan di Gili Trawangan Ternyata Overstay
Parah Banget! Turis Thailand Jadi Korban Maling di Bromo, 7 Koper Hilang
11 Bandara Papua Ditutup