Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 30 Agu 2019 18:31 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Melihat Indahnya Tulip di Negara Asalnya

Niken Martini
d'travelers
Foto 1 dari 5
Meskipun masih kuncup, bunga tulip di Emirgan Park memberikan pesona yang tidak ada habisnya.
Meskipun masih kuncup, bunga tulip di Emirgan Park memberikan pesona yang tidak ada habisnya.
detikTravel Community - Tulip memang jadi bunga nasional Belanda. Padahal bunga cantik ini asalnya dari Turki.

Menikmati keindahan bunga tulip di Turki, mungkin terdengar sangat mudah untuk dilakukan. Seperti yang sudah kita ketahui bahwa Turki terkenal akan tulipnya. Namun, kita harus pandai memilih tempat yang direkomendasikan serta musim yang tepat agar kita dapat menikmati bunga tulip yang sedang bermekaran.

Turkey Tulip Festival, mungkin merupakan acara tahunan yang banyak diminati oleh turis lokal maupun internasional saat mengunjungi Turki pada bulan April. Dan biasanya harga tiket dan akomodasi pun melonjak, biasanya kita menyebutnya dengan peak season.

Di festival tersebut, traveler dapat menikmati keindahan berbagai jenis bunga tulip yang bermekaran dan beraneka warna di dalam satu area. Kecantikan ini dapat dilihat seperti permadani bunga tulip.

Salah satu obyek wisata yang saya kunjungi di Istanbul, Turki, adalah Emirgan Park atau Taman Emirgan Turki. Emirgan Park merupakan salah satu taman publik terbesar dengan luas 470.000 m2 di kota Istanbul yang terletak di wilayah Emirgan pada distrik Sariyer.

Di Emirgan Park, kita dapat menikmati keindahan bunga tulip yang terbentang luas di sebagian besar area taman. Selain bunga, kita pun dapat menikmati bangunan bersejarah, alam yang cantik, kawasan untuk piknik serta jalan setapak yang berbukit.

Untuk menghindari kepadatan pengunjung, saya tiba di Emirgan Park sekitar pukul 8 pagi dan suasana taman masih cukup sepi. Biasanya, para pengunjung mulai ramai memadati setiap sudut taman sekitar pukul 10 pagi.

Di mana hal tersebut saya hindari agar dapat leluasa berfoto dengan latar belakang pemandangan indah dan bunga tulip tanpa ada kepadatan pengunjung di latar belakang.

Agar lebih nyaman menikmati keindahan taman, lebih baik kalian ke toilet terlebih dahulu. Toilet terletak di area dengan sclupture tulisan Istanbul dan untuk dapat masuk ke dalam setiap toilet di Turki kita harus membayar 1 Lira per orang.

Saya bersama dua orang teman saya berjalan menyusuri taman dengan menikmati indahnya bunga tulip yang beraneka ragam warnanya. Namun, bunga-bunganya belum mekar karena kami datang terlalu cepat. Bunga-bunga tulip tersebut tertata dengan sangat rapih dan di tempatkan sesuai dengan warna yang sama.

Agar tidak rusak, sekumpulan bunga tulip tersebut di amankan dengan net berwarna kuning. Sesungguhnya, net ini membuat tampilan bunga tulip berkurang ketika dijadikan background foto tapi demi keamanan dan keindahan bunga kehadiran net ini cukup dimaklumi.

Kami terus berjalan ke bawah dan sekumpulan bunga tulip yang masih kuncup tapi berwarna segar mengiringi kami. Jalan setapak ini pun tidak membuat kami lelah karena tingkat kelandaiannya cukup diterima oleh sebagian pejalan kaki. Permukaan jalan pun cukup rata, sehingga kita tidak perlu khawatir akan tersandung.

Hal yang membuat saya tercengang pada saat menyusuri sekelompok tulip adalah pemandangan gunung, laut dan langit yang dapat saya lihat secara langsung. Sungguh, pemandangan ini sudah dapat terlihat sejak saya masih di tingkat atas dan semakin terlihat cantik ketika saya sudah berjalan ke bawah.

Selain menikmati pesona alam yang sungguh indah di Emirgan Park, banyak sekali asesoris yang kami dapat gunakan sebagai pelengkap foto seperti tembok bertekstur, lampu antik, kursi taman dan asesoris-asesoris lainnya. Jadi berjalan kaki tidak terasa melelahkan karena kami pun mengabadikan setiap sudut di taman ini.

Sampailah kami di bundaran bunga yang berwarna ungu, hijau, putih, kuning dan merah. Dari atas bundaran ini terlihat sangat indah dan mempesona. Namun, kami lebih tertarik untuk mengunjungi kolam dengan ukuran medium yang terletak dekat bundaran bunga.

Kolam tersebut dilengkapi dengan air terjun yang tidak besar namun indah. Adanya bunga tulip di pinggir danau membuat kolam terasa lebih hidup. Apabila kita melihat disebelah kolam, kita dapat melihat White Pavilion dengan bentuk bangunan yang cukup klasik.

Saat ini, White Pavilion digunakan sebagai cafetaria di siang hari dan sebagai restaurant pada malam hari. Di Seberang kolam itu, kita dapat melihat pemandangan pegunungan dan langit. Para pengunjung pun dapat duduk-duduk santai di sepanjang jalan kolam tersebut.

Dengan waktu tidak lebih dari 2 jam, kami dapat merasakan indahnya berbagai jenis bunga tulip, cantiknya alam, menikmati berjalan kaki mengitari Emirgan Park dan bersemangat dalam mengabadikan setiap moment.

Taman bunga seperti ini memang selalu menyenangkan. Di Dubai terdapat Dubai Miracle Garden. Taman bunga ini sangat megah dan dikreasikan dengan sangat kreatif, seperti bentuk pesawat, sebagai asesoris disekitar perahu, kura-kura, beruang, dan bentuk-bentuk menarik lainnya.

Kalau melihat dari ulasan di website, taman ini seperti taman princess di kartun. Seandainya, saya mendapat kesempatan untuk mengunjungi Dubai Miracle Garden pada program Dream Destination Dubai, saya akan meng-eksplor keindahan taman ini dan menceritakan pengalam saya dari setiap sudut kepada para traveler. Karena keindahan itu adalah bersifat abadi dan berhak dinikmati oleh setiap traveler.
BERITA TERKAIT
BACA JUGA