Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Kamis, 04 Jun 2020 22:10 WIB

PHOTOS

Potret Penjara Tersadis di Jepang

Pool
detikTravel

Jakarta - Penjara Abashiri di Hokkaido disebut-sebut paling mengerikan di Negeri Sakura. Traveler bisa datang ke museumnya yang menyimpan memori tahanan penjara itu.

Penjara Abashiri terletak di Hokkaido, Jepang. Penjara ini terkenal sebagai penjara paling mengerikan karena memiliki sistem keamanan ketat dan hukuman berat bagi para tahanannya. (Foto: kangoku.jp)

Penjara Abashiri terletak di Hokkaido, Jepang. Penjara ini terkenal sebagai penjara paling mengerikan karena memiliki sistem keamanan ketat dan hukuman berat bagi para tahanannya. (Foto: kangoku.jp)

Penjara ini sudah eksis sejak tahun 1890 atau pada Zaman Meiji. Pada awalnya, penjara ini difungsikan untuk menahan para penjahat yang telah melakukan aksi pembunuhan keji. (Foto: kangoku.jp)

Penjara ini sudah eksis sejak tahun 1890 atau pada Zaman Meiji. Pada awalnya, penjara ini difungsikan untuk menahan para penjahat yang telah melakukan aksi pembunuhan keji. (Foto: kangoku.jp)

Para tahanan berbahaya ini dihukum di dalam penjara yang memiliki sistem keamanan ketat agar tahanan sulit untuk kabur. (Foto: kangoku.jp)

Para tahanan berbahaya ini dihukum di dalam penjara yang memiliki sistem keamanan ketat agar tahanan sulit untuk kabur. (Foto: kangoku.jp)

 Hal lain yang bikin penjara ini ngeri adalah sistem hukumannya yang berat. Saat itu para tahanan diwajibkan untuk membangun jalan sepanjang 228 kilometer yang menghubungkan Abashiri dengan Kitami.  (Foto: kangoku.jp)

 Hal lain yang bikin penjara ini ngeri adalah sistem hukumannya yang berat. Saat itu para tahanan diwajibkan untuk membangun jalan sepanjang 228 kilometer yang menghubungkan Abashiri dengan Kitami.  (Foto: kangoku.jp)

Mereka bekerja dengan hanya diberi waktu tidur selama 4-5 jam. Selain itu mereka juga tidak diberi makanan yang cukup. Pekerjaan juga semakin berat karena tangan tahanan diborgol dan antar tahanan dirantai agar mereka tak bisa kabur. (Foto: Facebook Abashiri Prison Museum)

Mereka bekerja dengan hanya diberi waktu tidur selama 4-5 jam. Selain itu mereka juga tidak diberi makanan yang cukup. Pekerjaan juga semakin berat karena tangan tahanan diborgol dan antar tahanan dirantai agar mereka tak bisa kabur. (Foto: Facebook Abashiri Prison Museum)

Penjara ini sempat terbakar pada tahun 1906. Kemudian mengalami beberapa kali renovasi sebelum pada akhirnya di tahun 1983 sebagian penjara dijadikan museum. (Foto: kangoku.jp)

Penjara ini sempat terbakar pada tahun 1906. Kemudian mengalami beberapa kali renovasi sebelum pada akhirnya di tahun 1983 sebagian penjara dijadikan museum. (Foto: kangoku.jp)

Traveler dapat melihat bagian dalam penjara, termasuk ruang-ruang tahanan dan gambaran tentang aktivitas tahanan di museum ini. Selain itu ada juga mannequin tahanan yang akan menambah kesan nyata ketika traveler masuk ke dalamnya. (Foto: kangoku.jp)

Traveler dapat melihat bagian dalam penjara, termasuk ruang-ruang tahanan dan gambaran tentang aktivitas tahanan di museum ini. Selain itu ada juga mannequin tahanan yang akan menambah kesan nyata ketika traveler masuk ke dalamnya. (Foto: kangoku.jp)

Selain itu, di museum ini traveler juga dapat mempelajari sejarah musuem serta melihat gambar-gambar ketika para tahanan bekerja membangun jalan di ruangan yang disebut Penelogical Museum. (Foto: kangoku.jp)

Selain itu, di museum ini traveler juga dapat mempelajari sejarah musuem serta melihat gambar-gambar ketika para tahanan bekerja membangun jalan di ruangan yang disebut Penelogical Museum. (Foto: kangoku.jp)

Serunya lagi, traveler juga bisa mencicipi makanan tahanan penjara Abashiri ini. Tak jauh dari museum, ada sebuah restoran bernama Bangaichi Shokudo Diner yang menjual 2 set menu makanan penjara. (Foto: Facebook Abashiri Prison Museum)

Serunya lagi, traveler juga bisa mencicipi makanan tahanan penjara Abashiri ini. Tak jauh dari museum, ada sebuah restoran bernama Bangaichi Shokudo Diner yang menjual 2 set menu makanan penjara. (Foto: Facebook Abashiri Prison Museum)

Menu itu terdiri atas nasi yang dicampur gandum, ikan bakar, sup miso, dan makanan pelengkap lainnya. Harganya berkisar 800-900 yen (sekitar Rp 105-118 ribu). (Foto: Facebook Abashiri Prison Museum)

Menu itu terdiri atas nasi yang dicampur gandum, ikan bakar, sup miso, dan makanan pelengkap lainnya. Harganya berkisar 800-900 yen (sekitar Rp 105-118 ribu). (Foto: Facebook Abashiri Prison Museum)

BERITA TERKAIT
BACA JUGA