Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 27 Mei 2021 10:11 WIB

PHOTOS

Suka-duka Porter Gunung Gede Sempat Terpuruk Kala Pandemi

Andhika Prasetia
detikTravel

Jakarta - Profesi porter Gunung Gede Pangrango sempat terpuruk karena pandemi COVID-19. Kini, perekonomian porter berangsur pulih usai pendakian kembali dibuka.

Yayan bekerja sehari-hari sebagai porter Gunung Gede, Jawa Barat. Job sebagai porter ramai ketika memasuki akhir pekan dan saat periode Juli-Oktober. Tetapi ia siap kapan saja jika mendapat panggilan sebagai porter.
Yayan bekerja sehari-hari sebagai porter Gunung Gede, Jawa Barat. Job sebagai porter ramai ketika memasuki akhir pekan dan saat periode Juli-Oktober. Tetapi ia siap kapan saja jika mendapat panggilan sebagai porter.
Jika tidak ada tugas sebagai porter, ia bekerja di jasa operator pendakian yang menyediakan jasa penyewaan alat outdoor sampai mengurus administrasi pendaki.
Jika tidak ada tugas sebagai porter, ia bekerja di jasa operator pendakian yang menyediakan jasa penyewaan alat outdoor sampai mengurus administrasi pendaki.
Kala awal pandemi COVID-19, pemasukannya berkurang drastis karena pendakian Gunung Gede-Pangrango ditutup.
Kala awal pandemi COVID-19, pemasukannya berkurang drastis karena pendakian Gunung Gede-Pangrango ditutup.
Yayan saat itu memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan berkebun. Tidak jarang, ia berutang.
Yayan saat itu memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan berkebun. Tidak jarang, ia berutang.
Sejak dibukanya kembali pendakian Gunung Gede-Pangrango, penghasilannya perlahan pulih. Ia mengatakan, hampir setiap akhir pekan selalu ada tugas sebagai porter.
Sejak dibukanya kembali pendakian Gunung Gede-Pangrango, penghasilannya perlahan pulih. Ia mengatakan, hampir setiap akhir pekan selalu ada tugas sebagai porter.
Yayan tidak seorang diri. Masih banyak porter lain di kawasan Gunung Gede. Tetapi saat job sepi, mereka banting setir menjadi sopir angkot, berkebun, sampai menjadi kuli bangunan.
Yayan tidak seorang diri. Masih banyak porter lain di kawasan Gunung Gede. Tetapi saat job sepi, mereka banting setir menjadi sopir angkot, berkebun, sampai menjadi kuli bangunan.
BERITA TERKAIT
BACA JUGA