Jakarta -
Memasuki hutan kembali saya lakukan. Kali ini saya dan tim menuju Karang Copong, yaitu karang yang di bagian bawahnya bolong. Setelah itu kami menuju Pulau Handeleum, dan berperahu di Sungai Cigenter. Hujan pun menemani kami sewaktu perahu hendak berbalik arah!
ugc
|
Memasuki hutan kembali saya lakukan. Kali ini saya dan tim menuju Karang Copong, yaitu karang yang di bagian bawahnya bolong. Setelah itu kami menuju Pulau Handeleum, dan berperahu di Sungai Cigenter. Hujan pun menemani kami sewaktu perahu hendak berbalik arah!
ugc
|
Memasuki hutan kembali saya lakukan. Kali ini saya dan tim menuju Karang Copong, yaitu karang yang di bagian bawahnya bolong. Setelah itu kami menuju Pulau Handeleum, dan berperahu di Sungai Cigenter. Hujan pun menemani kami sewaktu perahu hendak berbalik arah!
ugc
|
Memasuki hutan kembali saya lakukan. Kali ini saya dan tim menuju Karang Copong, yaitu karang yang di bagian bawahnya bolong. Setelah itu kami menuju Pulau Handeleum, dan berperahu di Sungai Cigenter. Hujan pun menemani kami sewaktu perahu hendak berbalik arah!
ugc
|
Memasuki hutan kembali saya lakukan. Kali ini saya dan tim menuju Karang Copong, yaitu karang yang di bagian bawahnya bolong. Setelah itu kami menuju Pulau Handeleum, dan berperahu di Sungai Cigenter. Hujan pun menemani kami sewaktu perahu hendak berbalik arah!
ugc
|
Memasuki hutan kembali saya lakukan. Kali ini saya dan tim menuju Karang Copong, yaitu karang yang di bagian bawahnya bolong. Setelah itu kami menuju Pulau Handeleum, dan berperahu di Sungai Cigenter. Hujan pun menemani kami sewaktu perahu hendak berbalik arah!
Memasuki hutan kembali saya lakukan. Kali ini saya dan tim menuju Karang Copong, yaitu karang yang di bagian bawahnya bolong. Setelah itu kami menuju Pulau Handeleum, dan berperahu di Sungai Cigenter. Hujan pun menemani kami sewaktu perahu hendak berbalik arah!Memasuki hutan kembali saya lakukan. Kali ini saya dan tim menuju Karang Copong, yaitu karang yang di bagian bawahnya bolong. Setelah itu kami menuju Pulau Handeleum, dan berperahu di Sungai Cigenter. Hujan pun menemani kami sewaktu perahu hendak berbalik arah!Memasuki hutan kembali saya lakukan. Kali ini saya dan tim menuju Karang Copong, yaitu karang yang di bagian bawahnya bolong. Setelah itu kami menuju Pulau Handeleum, dan berperahu di Sungai Cigenter. Hujan pun menemani kami sewaktu perahu hendak berbalik arah!Memasuki hutan kembali saya lakukan. Kali ini saya dan tim menuju Karang Copong, yaitu karang yang di bagian bawahnya bolong. Setelah itu kami menuju Pulau Handeleum, dan berperahu di Sungai Cigenter. Hujan pun menemani kami sewaktu perahu hendak berbalik arah!Memasuki hutan kembali saya lakukan. Kali ini saya dan tim menuju Karang Copong, yaitu karang yang di bagian bawahnya bolong. Setelah itu kami menuju Pulau Handeleum, dan berperahu di Sungai Cigenter. Hujan pun menemani kami sewaktu perahu hendak berbalik arah!
(travel/travel)
Komentar Terbanyak
Bukan Hanya Wisatawan, Menkes Juga Merasa Berat Bayar Tiket Pesawat
DPR Beberkan Biang Keladi Harga Tiket Pesawat Domestik di Indonesia Mahal
Terpopuler: Biang Keladi Harga Tiket Pesawat Domestik di Indonesia Mahal