Ditengok dari situs Amusing Planet, Jumat (14/3/2014) formasi batuan itu bernama Chimney Rock. Batu tersebut ada di wilayah Morril, bagian barat dari Nebraska, AS.
Chimney Rock memang beda dari batu-batu pada umumnya. Batu ini berasal dari sisa-sisa erosi tebing. Tinggi batu ini bisa mencapai 300 mdpl. Yang unik, tentu saja adalah batu berbentuk lancip dan menjulang tinggi di bagian atasnya. Bahkan, sebelum terjadi erosi, tinggi batu tersebut bsia mencapai 9 meter lebih tinggi. Pernah juga di tahun 1992 Chimney Rock tersambar petir dan bentuknya semakin berubah.
Kandungan yang ada dalam batuan itu berupa lapisan abu vulkanik dan tanah liat berumur jutaan tahun. Pada abad ke-19 batuan ini cukup populer di kalangan penjelajah alam.
Sebutan pertama nama Chimney Rock berasal dari Joshua Pilcher yang berkelana di sekitar lembah tahun 1827. Sebelum ditetapkan nama Chimney Rock, banyak julukan lain seperti Chimley Rock, Chimney Tower dan Elk's Peak. Tapi pada akhirnya Chimney Rock yang umum dipakai sejak tahun 1840.
Formasi batu lancip ini disahkan sebagai National Historic Site tahun 1956. Chimney Rock berada di area hamparan bukit hijau cantik seluas 84 hektar yang penuh ilalang dan bunga-bunga.
(sst/sst)












































Komentar Terbanyak
Koster: Wisatawan Domestik ke Bali Turun gegara Penerbangan Sedikit
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Koster Akui Jumlah Wisatawan Domestik ke Bali Turun di Libur Nataru