6 Destinasi Pas untuk Pecinta Kopi
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

6 Destinasi Pas untuk Pecinta Kopi

- detikTravel
Jumat, 25 Apr 2014 08:01 WIB
6 Destinasi Pas untuk Pecinta Kopi
Havana - Pagi-pagi begini, baru sampai kantor, enaknya minum kopi dulu. Nah, kopi diminum di seluruh dunia tidak terkecuali di Indonesia. Di dunia ini, ada 6 kota yang paling pas untuk para traveler pecinta kopi.

Di Aceh, Toraja sampai Papua, ada banyak tempat di Indonesia dengan kopi yang enak. Di luar negeri pun demikian. Dilansir dari BBC, Jumat (25/4/2014), berikut 6 destinasi di luar Indonesia yang pas untuk pecinta kopi:

1. Taipei, Taiwan

(Getty Images)
Penduduk Taipei terkenal sangat bersahabat dan amat sopan. Sejak Taipei masih menjadi bagian dari jajahan Jepang, penjaga toko sudah terbiasa tersenyum dan membungkuk serempak ketika seseorang masuk ke toko. Untuk merasakan keramahan tersebut, datanglah ke Topo Cafe di daerah utara Taipei. Kafe ini menyajikan kopi lengkap dengan ornamen dan keramahan penduduknya.

Jika ingin merasakan suasana minum kopi yang lebih ramai dan hangat, datanglah ke Zhongxiao Dunhua transit station di Daan District, sebelah selatan Taipei. Ada Homey's Cafe, hingga Barbie's Cafe yang serba pink. Tidak hanya itu, Da'an district juga memiliki banyak tempat belanja dan restoran. Datanglah ke pasar malam Tonghua dan Shida yang menyajikan cemilan khas.

1. Taipei, Taiwan

(Getty Images)
Penduduk Taipei terkenal sangat bersahabat dan amat sopan. Sejak Taipei masih menjadi bagian dari jajahan Jepang, penjaga toko sudah terbiasa tersenyum dan membungkuk serempak ketika seseorang masuk ke toko. Untuk merasakan keramahan tersebut, datanglah ke Topo Cafe di daerah utara Taipei. Kafe ini menyajikan kopi lengkap dengan ornamen dan keramahan penduduknya.

Jika ingin merasakan suasana minum kopi yang lebih ramai dan hangat, datanglah ke Zhongxiao Dunhua transit station di Daan District, sebelah selatan Taipei. Ada Homey's Cafe, hingga Barbie's Cafe yang serba pink. Tidak hanya itu, Da'an district juga memiliki banyak tempat belanja dan restoran. Datanglah ke pasar malam Tonghua dan Shida yang menyajikan cemilan khas.

2. Melbourne, Australia

(Getty Images)
Sebagai kota terbesar kedua di Australia, Melbourne memiliki reputasi yang lebih bersahabat daripada Sydney atau Perth. Selain ramah, Anda juga dapat menemukan kopi dengan mudah. Salah satu yang yang menjadi favorit adalah kafe bertema Amerika Latin di Fitzroy, Sonido. Kopi di sini terkenal enak, disajikan oleh barista yang terampil.

Setelah menikmati kopi di Sonido, cobalah datang ke salah satu area tertua di Melbourne, Collingwood. Di Collingwood dapat ditemukan banyak bangunan dari abd ke-19. Salah satu yang paling terkenal adalah Collingwood Underground Theatre.

2. Melbourne, Australia

(Getty Images)
Sebagai kota terbesar kedua di Australia, Melbourne memiliki reputasi yang lebih bersahabat daripada Sydney atau Perth. Selain ramah, Anda juga dapat menemukan kopi dengan mudah. Salah satu yang yang menjadi favorit adalah kafe bertema Amerika Latin di Fitzroy, Sonido. Kopi di sini terkenal enak, disajikan oleh barista yang terampil.

Setelah menikmati kopi di Sonido, cobalah datang ke salah satu area tertua di Melbourne, Collingwood. Di Collingwood dapat ditemukan banyak bangunan dari abd ke-19. Salah satu yang paling terkenal adalah Collingwood Underground Theatre.

3. Havana, Kuba

(Getty Images)
Selain Fidel Castro dan cerutu, Kota Havana di Kuba juga terkenal akan kopi. Hampir di setiap santapan, secangkir espresso dengan gula bernama "cafe cubana" disajikan. Bahkan ada ungkapan kalau mencari kopi di Havana sangatlah mudah. Bukan tanpa alasan, hampr setiap restoran dan paladares (istilah untuk restoran yang dimiliki secara privat) menyajikannya.

Pengalaman minum kopi akan semakin terasa apabila Anda menginap di apartemen di La Habana Vieja, atau Old Havana. Di sekitar area ini dapat ditemukan beberapa bangunan paling bersejarah Kuba. Suasana tersebut akan semakin terasa dengan masih banyaknya rumah bertema era kolonial, dan mansion di sekitar plaza dan taman.

3. Havana, Kuba

(Getty Images)
Selain Fidel Castro dan cerutu, Kota Havana di Kuba juga terkenal akan kopi. Hampir di setiap santapan, secangkir espresso dengan gula bernama "cafe cubana" disajikan. Bahkan ada ungkapan kalau mencari kopi di Havana sangatlah mudah. Bukan tanpa alasan, hampr setiap restoran dan paladares (istilah untuk restoran yang dimiliki secara privat) menyajikannya.

Pengalaman minum kopi akan semakin terasa apabila Anda menginap di apartemen di La Habana Vieja, atau Old Havana. Di sekitar area ini dapat ditemukan beberapa bangunan paling bersejarah Kuba. Suasana tersebut akan semakin terasa dengan masih banyaknya rumah bertema era kolonial, dan mansion di sekitar plaza dan taman.

4. Wina, Austria

(Getty Images)
Sebagai salah satu ibukota terkecil di Eropa, Wina menawarkan fasilitas ala kota metropolitan dengan biaya seharga kota kecil. Penduduk lokal juga sangat ramah dan terbuka pada wisatawan. Tidak heran jika kafe menjadi tempat ramai untuk mengobrol. Mulai dari musisi, peserta konferensi internasional, sampai pegawai badan dunia PBB, semuanya berbaur di kafe dengan segelas kopi.

Wina juga memiliki beberapa kedai kopi tua, seperti Cafe Central, Landtmann, Grindsteindl, dan Demel yang terkenal di kalangan turis. Namun penduduk lokal lebih suka kedai kopi yang tidak populer, seperti Cafe Fauenhuber, Braunerhof, dan Sperlhof. Adapun Cafe Phil di Distrik 6, di tengah Wina yang bernuansa seni, memiliki koleksi buku yang dapat dibeli maupun dipinjam. Juga ada Cafe Hawelka di Distrik 1 yang mengharuskan pengunjungnya duduk bersama pengunjung asing lain untuk saling mengenal.

4. Wina, Austria

(Getty Images)
Sebagai salah satu ibukota terkecil di Eropa, Wina menawarkan fasilitas ala kota metropolitan dengan biaya seharga kota kecil. Penduduk lokal juga sangat ramah dan terbuka pada wisatawan. Tidak heran jika kafe menjadi tempat ramai untuk mengobrol. Mulai dari musisi, peserta konferensi internasional, sampai pegawai badan dunia PBB, semuanya berbaur di kafe dengan segelas kopi.

Wina juga memiliki beberapa kedai kopi tua, seperti Cafe Central, Landtmann, Grindsteindl, dan Demel yang terkenal di kalangan turis. Namun penduduk lokal lebih suka kedai kopi yang tidak populer, seperti Cafe Fauenhuber, Braunerhof, dan Sperlhof. Adapun Cafe Phil di Distrik 6, di tengah Wina yang bernuansa seni, memiliki koleksi buku yang dapat dibeli maupun dipinjam. Juga ada Cafe Hawelka di Distrik 1 yang mengharuskan pengunjungnya duduk bersama pengunjung asing lain untuk saling mengenal.

5. Seattle, AS

(Getty Images)
Jika membicarakan kopi, rasanya tidak pas jika tidak menyebutkan Seattle, AS tempat dimana retail kopi ternama Starbucks berasal. Sekali pun Seattle menjadi tempat asal Starbucks, banyak penduduk lokal yang lebih memilih minum kopi di kedai kopi independen yang menampilkan karya seni lokal dan menyajikan kopi beraneka macam

Hampir sebagian besar kehidupan sosial di Seattle tercipta di sekitar banyaknya kafe di kota. Istilahnya, perasaan saling memiliki tercipta saat kopi diseduh. Kafe menjadi tempat untuk kencan, meeting, belajar, memulai, maupun menutup hari. Salah satu yang menjadi favorit adalah University District's Cafe Allegro, kedai espresso pertama di kota sejak tahun 1975. Sekaligus merupakan tempat kelahiran signature roast Starbucks.

5. Seattle, AS

(Getty Images)
Jika membicarakan kopi, rasanya tidak pas jika tidak menyebutkan Seattle, AS tempat dimana retail kopi ternama Starbucks berasal. Sekali pun Seattle menjadi tempat asal Starbucks, banyak penduduk lokal yang lebih memilih minum kopi di kedai kopi independen yang menampilkan karya seni lokal dan menyajikan kopi beraneka macam

Hampir sebagian besar kehidupan sosial di Seattle tercipta di sekitar banyaknya kafe di kota. Istilahnya, perasaan saling memiliki tercipta saat kopi diseduh. Kafe menjadi tempat untuk kencan, meeting, belajar, memulai, maupun menutup hari. Salah satu yang menjadi favorit adalah University District's Cafe Allegro, kedai espresso pertama di kota sejak tahun 1975. Sekaligus merupakan tempat kelahiran signature roast Starbucks.

6. Roma, Italia

(BBC)
Tentu tidak mungkin untuk melupakan Italia jika menyangkut kopi. Hampir semua kata seperti latte, cappuccino, dan espresso, berasal dari Italia. Sehingga tidak heran apabila Roma dipenuhi oleh kafe yang menyajikan kopi sebagai bagian dari budaya. Hampir semua orang Italia minum kopi di pagi hari, layaknya sebuah ritual agama. Salah satu tempat ngopi favorit adalah di Centro Storico. Terdapat banyak kafe outdoor untuk menikmati kopi.

Namun, apapun pilihan kafenya, orang Italia memiliki aturan tidak tertulis soal minuman apa yang harus dipesan. Pada pagi hari, orang Italia meminum cappuccino, dan caffe (espresso) setelah makan. Pada sore menjelang malam hari, adalah waktu untuk menikmati cafe correcto. Secangkir espresso yang disajikan dengan grapp atau brandy. Minuman yang tepat untuk menikmati malam atau memulai kehidupan malam ala Roma.

6. Roma, Italia

(BBC)
Tentu tidak mungkin untuk melupakan Italia jika menyangkut kopi. Hampir semua kata seperti latte, cappuccino, dan espresso, berasal dari Italia. Sehingga tidak heran apabila Roma dipenuhi oleh kafe yang menyajikan kopi sebagai bagian dari budaya. Hampir semua orang Italia minum kopi di pagi hari, layaknya sebuah ritual agama. Salah satu tempat ngopi favorit adalah di Centro Storico. Terdapat banyak kafe outdoor untuk menikmati kopi.

Namun, apapun pilihan kafenya, orang Italia memiliki aturan tidak tertulis soal minuman apa yang harus dipesan. Pada pagi hari, orang Italia meminum cappuccino, dan caffe (espresso) setelah makan. Pada sore menjelang malam hari, adalah waktu untuk menikmati cafe correcto. Secangkir espresso yang disajikan dengan grapp atau brandy. Minuman yang tepat untuk menikmati malam atau memulai kehidupan malam ala Roma.
Halaman 2 dari 14
Penduduk Taipei terkenal sangat bersahabat dan amat sopan. Sejak Taipei masih menjadi bagian dari jajahan Jepang, penjaga toko sudah terbiasa tersenyum dan membungkuk serempak ketika seseorang masuk ke toko. Untuk merasakan keramahan tersebut, datanglah ke Topo Cafe di daerah utara Taipei. Kafe ini menyajikan kopi lengkap dengan ornamen dan keramahan penduduknya.

Jika ingin merasakan suasana minum kopi yang lebih ramai dan hangat, datanglah ke Zhongxiao Dunhua transit station di Daan District, sebelah selatan Taipei. Ada Homey's Cafe, hingga Barbie's Cafe yang serba pink. Tidak hanya itu, Da'an district juga memiliki banyak tempat belanja dan restoran. Datanglah ke pasar malam Tonghua dan Shida yang menyajikan cemilan khas.

Penduduk Taipei terkenal sangat bersahabat dan amat sopan. Sejak Taipei masih menjadi bagian dari jajahan Jepang, penjaga toko sudah terbiasa tersenyum dan membungkuk serempak ketika seseorang masuk ke toko. Untuk merasakan keramahan tersebut, datanglah ke Topo Cafe di daerah utara Taipei. Kafe ini menyajikan kopi lengkap dengan ornamen dan keramahan penduduknya.

Jika ingin merasakan suasana minum kopi yang lebih ramai dan hangat, datanglah ke Zhongxiao Dunhua transit station di Daan District, sebelah selatan Taipei. Ada Homey's Cafe, hingga Barbie's Cafe yang serba pink. Tidak hanya itu, Da'an district juga memiliki banyak tempat belanja dan restoran. Datanglah ke pasar malam Tonghua dan Shida yang menyajikan cemilan khas.

Sebagai kota terbesar kedua di Australia, Melbourne memiliki reputasi yang lebih bersahabat daripada Sydney atau Perth. Selain ramah, Anda juga dapat menemukan kopi dengan mudah. Salah satu yang yang menjadi favorit adalah kafe bertema Amerika Latin di Fitzroy, Sonido. Kopi di sini terkenal enak, disajikan oleh barista yang terampil.

Setelah menikmati kopi di Sonido, cobalah datang ke salah satu area tertua di Melbourne, Collingwood. Di Collingwood dapat ditemukan banyak bangunan dari abd ke-19. Salah satu yang paling terkenal adalah Collingwood Underground Theatre.

Sebagai kota terbesar kedua di Australia, Melbourne memiliki reputasi yang lebih bersahabat daripada Sydney atau Perth. Selain ramah, Anda juga dapat menemukan kopi dengan mudah. Salah satu yang yang menjadi favorit adalah kafe bertema Amerika Latin di Fitzroy, Sonido. Kopi di sini terkenal enak, disajikan oleh barista yang terampil.

Setelah menikmati kopi di Sonido, cobalah datang ke salah satu area tertua di Melbourne, Collingwood. Di Collingwood dapat ditemukan banyak bangunan dari abd ke-19. Salah satu yang paling terkenal adalah Collingwood Underground Theatre.

Selain Fidel Castro dan cerutu, Kota Havana di Kuba juga terkenal akan kopi. Hampir di setiap santapan, secangkir espresso dengan gula bernama "cafe cubana" disajikan. Bahkan ada ungkapan kalau mencari kopi di Havana sangatlah mudah. Bukan tanpa alasan, hampr setiap restoran dan paladares (istilah untuk restoran yang dimiliki secara privat) menyajikannya.

Pengalaman minum kopi akan semakin terasa apabila Anda menginap di apartemen di La Habana Vieja, atau Old Havana. Di sekitar area ini dapat ditemukan beberapa bangunan paling bersejarah Kuba. Suasana tersebut akan semakin terasa dengan masih banyaknya rumah bertema era kolonial, dan mansion di sekitar plaza dan taman.

Selain Fidel Castro dan cerutu, Kota Havana di Kuba juga terkenal akan kopi. Hampir di setiap santapan, secangkir espresso dengan gula bernama "cafe cubana" disajikan. Bahkan ada ungkapan kalau mencari kopi di Havana sangatlah mudah. Bukan tanpa alasan, hampr setiap restoran dan paladares (istilah untuk restoran yang dimiliki secara privat) menyajikannya.

Pengalaman minum kopi akan semakin terasa apabila Anda menginap di apartemen di La Habana Vieja, atau Old Havana. Di sekitar area ini dapat ditemukan beberapa bangunan paling bersejarah Kuba. Suasana tersebut akan semakin terasa dengan masih banyaknya rumah bertema era kolonial, dan mansion di sekitar plaza dan taman.

Sebagai salah satu ibukota terkecil di Eropa, Wina menawarkan fasilitas ala kota metropolitan dengan biaya seharga kota kecil. Penduduk lokal juga sangat ramah dan terbuka pada wisatawan. Tidak heran jika kafe menjadi tempat ramai untuk mengobrol. Mulai dari musisi, peserta konferensi internasional, sampai pegawai badan dunia PBB, semuanya berbaur di kafe dengan segelas kopi.

Wina juga memiliki beberapa kedai kopi tua, seperti Cafe Central, Landtmann, Grindsteindl, dan Demel yang terkenal di kalangan turis. Namun penduduk lokal lebih suka kedai kopi yang tidak populer, seperti Cafe Fauenhuber, Braunerhof, dan Sperlhof. Adapun Cafe Phil di Distrik 6, di tengah Wina yang bernuansa seni, memiliki koleksi buku yang dapat dibeli maupun dipinjam. Juga ada Cafe Hawelka di Distrik 1 yang mengharuskan pengunjungnya duduk bersama pengunjung asing lain untuk saling mengenal.

Sebagai salah satu ibukota terkecil di Eropa, Wina menawarkan fasilitas ala kota metropolitan dengan biaya seharga kota kecil. Penduduk lokal juga sangat ramah dan terbuka pada wisatawan. Tidak heran jika kafe menjadi tempat ramai untuk mengobrol. Mulai dari musisi, peserta konferensi internasional, sampai pegawai badan dunia PBB, semuanya berbaur di kafe dengan segelas kopi.

Wina juga memiliki beberapa kedai kopi tua, seperti Cafe Central, Landtmann, Grindsteindl, dan Demel yang terkenal di kalangan turis. Namun penduduk lokal lebih suka kedai kopi yang tidak populer, seperti Cafe Fauenhuber, Braunerhof, dan Sperlhof. Adapun Cafe Phil di Distrik 6, di tengah Wina yang bernuansa seni, memiliki koleksi buku yang dapat dibeli maupun dipinjam. Juga ada Cafe Hawelka di Distrik 1 yang mengharuskan pengunjungnya duduk bersama pengunjung asing lain untuk saling mengenal.

Jika membicarakan kopi, rasanya tidak pas jika tidak menyebutkan Seattle, AS tempat dimana retail kopi ternama Starbucks berasal. Sekali pun Seattle menjadi tempat asal Starbucks, banyak penduduk lokal yang lebih memilih minum kopi di kedai kopi independen yang menampilkan karya seni lokal dan menyajikan kopi beraneka macam

Hampir sebagian besar kehidupan sosial di Seattle tercipta di sekitar banyaknya kafe di kota. Istilahnya, perasaan saling memiliki tercipta saat kopi diseduh. Kafe menjadi tempat untuk kencan, meeting, belajar, memulai, maupun menutup hari. Salah satu yang menjadi favorit adalah University District's Cafe Allegro, kedai espresso pertama di kota sejak tahun 1975. Sekaligus merupakan tempat kelahiran signature roast Starbucks.

Jika membicarakan kopi, rasanya tidak pas jika tidak menyebutkan Seattle, AS tempat dimana retail kopi ternama Starbucks berasal. Sekali pun Seattle menjadi tempat asal Starbucks, banyak penduduk lokal yang lebih memilih minum kopi di kedai kopi independen yang menampilkan karya seni lokal dan menyajikan kopi beraneka macam

Hampir sebagian besar kehidupan sosial di Seattle tercipta di sekitar banyaknya kafe di kota. Istilahnya, perasaan saling memiliki tercipta saat kopi diseduh. Kafe menjadi tempat untuk kencan, meeting, belajar, memulai, maupun menutup hari. Salah satu yang menjadi favorit adalah University District's Cafe Allegro, kedai espresso pertama di kota sejak tahun 1975. Sekaligus merupakan tempat kelahiran signature roast Starbucks.

Tentu tidak mungkin untuk melupakan Italia jika menyangkut kopi. Hampir semua kata seperti latte, cappuccino, dan espresso, berasal dari Italia. Sehingga tidak heran apabila Roma dipenuhi oleh kafe yang menyajikan kopi sebagai bagian dari budaya. Hampir semua orang Italia minum kopi di pagi hari, layaknya sebuah ritual agama. Salah satu tempat ngopi favorit adalah di Centro Storico. Terdapat banyak kafe outdoor untuk menikmati kopi.

Namun, apapun pilihan kafenya, orang Italia memiliki aturan tidak tertulis soal minuman apa yang harus dipesan. Pada pagi hari, orang Italia meminum cappuccino, dan caffe (espresso) setelah makan. Pada sore menjelang malam hari, adalah waktu untuk menikmati cafe correcto. Secangkir espresso yang disajikan dengan grapp atau brandy. Minuman yang tepat untuk menikmati malam atau memulai kehidupan malam ala Roma.

Tentu tidak mungkin untuk melupakan Italia jika menyangkut kopi. Hampir semua kata seperti latte, cappuccino, dan espresso, berasal dari Italia. Sehingga tidak heran apabila Roma dipenuhi oleh kafe yang menyajikan kopi sebagai bagian dari budaya. Hampir semua orang Italia minum kopi di pagi hari, layaknya sebuah ritual agama. Salah satu tempat ngopi favorit adalah di Centro Storico. Terdapat banyak kafe outdoor untuk menikmati kopi.

Namun, apapun pilihan kafenya, orang Italia memiliki aturan tidak tertulis soal minuman apa yang harus dipesan. Pada pagi hari, orang Italia meminum cappuccino, dan caffe (espresso) setelah makan. Pada sore menjelang malam hari, adalah waktu untuk menikmati cafe correcto. Secangkir espresso yang disajikan dengan grapp atau brandy. Minuman yang tepat untuk menikmati malam atau memulai kehidupan malam ala Roma.

(aff/aff)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads