Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 02 Jun 2014 08:49 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Traveling ke Volendam, 'Bertemu' Mantan Presiden Megawati

Redaksi Travel
Foto Megawati dan almarhum Taufik Kiemas berkostum Belanda (Nurul/detikTravel)
Foto Megawati dan almarhum Taufik Kiemas berkostum Belanda (Nurul/detikTravel)
Volendam - Berwisata ke Belanda, wajib datang ke Volendam. Perumahan penduduk lokal berjajar rapi dengan hamparan laut di depannya. Banyak orang Indonesia berfoto dengan kostum noni Belanda, termasuk mantan presiden Megawati.

Seperti wilayah Belanda pada umumnya, kampung ini lebih rendah dari permukaan laut sehingga dibangunlah penahan yang kuat untuk membendung laut. Belanda memang tiada duanya dalam urusan bendung-membendung laut/air.

Saat detikTravel jalan-jalan ke Volendam, Jumat (30/5/2014) pekan lalu, jalan panjang di sisi perumahan mungil yang rapi, yang ditapaki para turis, merupakan pembendung laut tersebut. Volendam cukup luas yang biasa dikelilingi dengan sepeda atau segway, tapi biasanya turis yang datang berombongan dengan bus, akan diarahkan ke spot tak jauh dari lapangan parkir.

Di spot ini, turis berjalan kaki melewati jajaran perumahan khas setempat yang imut dan bersih. Di ujung jalan, akan dijumpai toko-toko suvenir. Ada juga toko bakery khas Belanda bagi yang lapar dan haus. Ini yang paling unik, ada toko foto bagi turis yang ingin berpose bak noni Belanda zaman baheula. Bisa dibilang, ini adalah daya tarik utama di Volendam.

Sebelum difoto, Anda akan dibantu oleh staf toko berdandan. Tidak perlu melepas baju Anda, jadi kostum baju khas Belanda tinggal dirangkapkan ke baju Anda. Praktis bukan? Setelah dandan rapi mulai dari baju, hiasan kepala hingga sepatu kayu kelompen, Anda dipersilakan ke depan kamera. Pemotret akan mengarahkan gaya Anda. Biasanya wanita membawa aksesoris sebakul bunga, sedang yang pria membawa alat musik.

Jepret! Jepret! Staf foto pun memotret. Asyiknya, kita juga tak dilarang meminta bantuan teman untuk memfoto diri kita dengan kamera atau ponsel sendiri. Hal ini berbeda dengan toko-toko foto wisata lainnya yang kadang tak mengizinkan pengambilan gambar selain dari kamera toko.

Setelah prosesi foto selesai, silakan melepaskan kostum sembari menunggu foto dicetak. Sepuluh menit kemudian staf akan menyerahkan foto Anda. Untuk foto seorang diri dibanderal 15 Euro (Rp satu euro sekitar Rp 16 ribu).

Orang Indonesia sangat banyak yang berwisata ke Volendam dan mampir ke toko ini. Foto-foto artis hingga politisi Indonesia banyak yang dipajang di etalase maupun dinding toko. Sebutlah (alm) Gus Dur, Megawati dan (alm) Taufiq Kiemas, Nirina Zubir dan keluarga, Maya Rumantir hingga Annisa Pohan.

Banyaknya orang Indonesia yang menjadi pelanggan toko foto itu membuat para staf kemudian sesekali menyapa konsumen Melayu dalam bahasa Indonesia dan menulis peringatan Awas Copet! di dinding. Maklum saja, toko ini memang selalu dijubeli turis, jadi si tangan panjang kadang beroperasi juga.

Menjelang musim panas seperti sekarang, toko tutup pukul 18.00 sore. Meskipun, matahari masih bersinar terang dan pengunjung masih berdatangan ke toko.

Belanda memang salah satu tujuan favorit warga Indonesia. Maklum saja, kedua negara ini memiliki hubungan historis sejak berabad-abad silam. Jadi wajar bila mendarat di Bandara Schiphol, kita seperti berasa di Cengkareng karena banyak melihat wajah Indonesia.

Perjalanan ke Belanda dari Jakarta sekarang juga lebih pendek 4 jam dengan naik Garuda Indonesia. Bila sebelumnya makan waktu 18 jam, sekarang cukup 14 jam saja. Hal ini terjadi karena Garuda telah mengoperasikan penerbangan nonstop Jakarta-Amsterdam tanpa perlu lagi transit di Abu Dhabi seperti masa sebelumnya.

Penerbangan perdana direct dan nonstop ini dirilis pada Jumat 30 Mei dari Cengkareng ke Schiphol pukul 00.50 WIB. Tiket PP Jakarta-Amsterdam mulai Rp 9 jutaan.



(ptr/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED