Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 11 Jul 2014 17:10 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Seperti Ini Masjid Pertama yang Ada di Inggris

Afif Farhan
Redaksi Travel
Masjid Shah Jahan, masjid pertama di Inggris (shahjahanmosque.org.uk)
Masjid Shah Jahan, masjid pertama di Inggris (shahjahanmosque.org.uk)
Woking - Mungkin, belum banyak traveler yang tahu tentang Masjid Shah Jahan di Inggris. Masjidnya sudah berdiri sejak tahun 1889 atau kini sudah berumur sekitar 125 tahun. Inilah masjid pertama yang dibangun di Inggris!

Beberapa negara di Eropa ternyata punya masjid-masjid yang bersejarah dengan arsitektur yang elok dipandang. Salah satu masjid yang bisa masuk daftar wisata religi Anda di Eropa adalah Masjid Shah Jahan di Woking, Inggris.

Masjid Shah Jahan diresmikan pada tahun 1889, seperti yang tertera dalam informasi di situs resmi pengelola Masjid Shah Jahan, Jumat (11/7/2014). Masjid Shah Jahan pun disebut sebagai masjid pertama yang dibangun di Inggris dan yang pertama di kawasan Eropa bagian utara.

Ada sejarah yang unik ketika membicarakan pendiri masjid tersebut. Sang pendiri Masjid Shah Jahan adalah Gottlieb Wilhelm Leitner, seorang profesor kelahiran Jerman yang berdarah Yahudi.

Leitner rupanya memiliki ketertarikan dengan bahasa Arab dan hukum Islam. Yang lebih mengagumkan, Leitner adalah seorang yang cerdas dan bisa menguasai sekitar 25 bahasa. Dia sempat memimpin sebuah universitas di Lahore, Pakistan pada tahun 1864 yang kini menjadi Universitas Punjab. Di tahun 1883, Leitner pindah ke Inggris dan membangun Oriental Institute, sebuah tempat pembelajaran.

Di Oriental Institute inilah, Leitner juga membangun masjid untuk tempat beribadah murid-muridnya yang Muslim. Seiiring berjalan waktu, masjidnya memiliki peran penting sebagai pusat pembelajaran Islam dan pemersatu umat Muslim yang tinggal di Inggris.

Jika diperhatikan, gaya bangunan Masjid Shah Jahan mirip dengan gaya bangunan masjid-masjid di Pakistan atau India. Dinding masjidnya bercat putih dengan empat kubah kecil dan satu kubah besar yang semuanya berwarna hijau. Di dinding masjid pada bagian dalamnya terhiaskan kaligrafi yang cantik.

Masjid Shah Jahan mampu menampung 1.000 jamaah, yang dulunya hanya mampu menampung 60 jamaah saja karena diperluas dan direnovasi. Masjidnya selalu ramai didatangi umat Muslim setempat untuk menunaikan ibadah salat lima waktu. Lebih ramai lagi, saat pelaksanaan salat Jumat, salat tarawih dan salat Ied.

Di bagian komplek masjidnya juga terdapat bangunan sebagai balai pembelajaran agama Islam dan ada juga aula serba guna. Di aula tersebut kadang dijadikan tempat makan bersama atau arena olahraga. Soal olahraga, ternyata olahraga memanah adalah yang paling digemari jamaah masjid Shah Jahan. Sebabnya, memanah merupakan salah satu perintah Rasulullah yang dianjurkan untuk umat Muslim.

Masjid Shah Jahan juga melayani proses pemakaman umat Muslim. Jenazah akan dimandikan di dalam komplek masjid dan lalu dikuburkan sesuai aturan agama Islam.

Asyiknya, Masjid Shah Jahan dikelilingi oleh taman cantik dan kolam. Turis yang datang boleh bersantai di bangku taman dan menengok bbagian dalam masjid, jika kebetulan saat itu sedang tidak bertepatan dengan waktu salat.

Hingga kini, Masjid Shah Jahan masih menjadi tempat pembelajaran agama Islam di Inggris. Saat bulan Ramadan, suasana masjid makin ramai dan khusyuk. Umat Muslim dari berbagai penjuru Inggris datang ke sana untuk beribadah. Turis Muslim pun dipersilakan mampir ke Masjid Shah Jahan dan mengenal kehidupan Islam di Inggris lebih dekat.

(aff/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
Load Komentar ...
NEWS FEED

Foto: Melihat Liburannya 'Superman'

Selasa, 21 Nov 2017 23:44 WIB

Henry Cavill, pemeran Superman ternyata suka traveling. Di sela kesibukannya main film, dia menyempatkan berkunjung ke beberapa negara. Begini gayanya.