Volendam sejatinya merupakan desa nelayan yang terletak sekitar 20 Kilometer ke arah utara Amsterdam. Dilongok dari situs resmi Volendam, Senin (2/3/2015) walaupun sudah tidak sesibuk dulu, pelabuhannya masih ramai dengan kapal yang sedang berlabuh.
Walaupun tidak berjarak terlalu jauh dari Amsterdam, siapa pun yang datang ke Volendam akan dibuat kagum oleh suasana pedesaan yang masih tradisional. Mulai dari sungai kecil di tepi jalan, hingga barisan rumah jadul khas Belanda yang nyaman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum tiba di Volendam, Anda dapat melihat kekhasan Belanda lainnya yang berupa kincir angin raksasa. Tidak sedikit wisatawan yang gemar berfoto dengan latar kincir angin tersebut, tidak terkecuali wisatawan dari Indonesia.
Legendanya, simbol Volendam bercerita mengenaik gadis Volendam yang terkenal molek dan cantik. Terlepas dari kebenarannya, Volendam memang masih mempertahankan bentuk aslinya sebagai desa nelayan, terlihat dari bangunannya.
Saking indahnya, Desa Volendam pun dapat dengan mudah dijumpai dalam bentuk lukisan. Bahkan salah satu penyanyi terkenal dari Belanda juga membuat lagu yang berisi soal ajakan untuk melihat kecantikan sejati Belanda di Volendam!
Setibanya di Volendam, hal pertama yang akan menyambut wisatawan adalah desiran angin laut yang dingin bukan main. Letak Volendam memang persis di tepi laut, namun tidak ada pantai, melainkan pelabuhan kapal yang dulu dipakai nelayan.
Umumnya wisatawan yang datang ke Volendam sangat menikmati berkeliling kota dengan berjalan kaki. Adapun warga setempat juga terbiasa untuk berkeliling dengan menggunakan sepeda. Terlihat dari sejumlah sepeda yang dijajarkan di berbagai sisi desa.
Sejumlah toko suvenir pun dapat ditemui dengan mudah. Mulai dari baju, topi, pajangan, gantungan kunci, sampai sepatu kayu klompen yang khas negeri kincir angin juga ada di sini. Lengkap!
Namanya desa tradisional, tentunya ada sejumlah bangunan bersejarah yang dapat dijelajahi. Di antaranya ada Monumen Stolphoevekerk, Gereja St. Vincentiuskerk, tempat pelelangan ikan 'De Visafslag', hingga Volendams Museum.
Kalau mau leboh seru, ada tur jalan kaki keliling Volendam. Tur hanya ada pada hari Rabu, Jumat, dan Sabtu, dimulai pukul 14.00 waktu setempat. Minimum peserta adalah 10 orang, dengan biaya 3 Euro per orang, atau sekitar Rp 43 ribu.
Satu lagi yang tidak boleh dilewatkan adalah, mencoba berfoto dengan menggunakan pakaian tradisional Belanda yang disebut klederdracht. Ada banyak studio foto atau 'foto maken' dalam bahasa Belanda. Sst, mantan Presiden Megawati juga pernah 'foto maken' di sini loh.
BACA JUGA: Traveling ke Volendam, 'Bertemu' Mantan Presiden Megawati
Oh iya, karena Volendam adalah desa biasa, siapa pun dapat mampir dan melihat keindahannya langsung tanpa biaya, alias gratis. Wah, pokoknya belum sah ke Amsterdam kalau belum mampir ke Volendam!
(rdy/sst)












































Komentar Terbanyak
Bandara Husein Sastranegara Beroperasi Lagi, Kertajati Jadi Bengkel Pesawat
Prabowo Beri Lampu Hijau, Bandara Husein Sastranegara Mulai Bersolek
Jokowi Dapat Gelar Baginda Pemuka Bangsa dari Keraton Kagungan Lampung, Apa Maknanya?