Busingen -
Negara-negara di kawasan Uni Eropa sudah tidak butuh perbatasan negara lagi, karena sudah bersatu dalam area Schengen. Penanda batas negara pun jadinya berbentuk unik dan menarik untuk dijumpai wisatawan.
Negara Uni Eropa tergabung dalam area Schengen dan terdiri dari 26 negara yang bertetangga dan berbatasan langsung satu sama lain. Di dalam kawasan Uni Eropa, perbatasan negara sudah tidak penting lagi dan hanya sekadar penanda geografis saja.
Hasilnya, muncullah bentuk-bentuk perbatasan yang unik di kawasan internal Uni Eropa. Tertarik untuk mengabadikan setiap perbatasan internal negara Uni Eropa, fotografer Italia yang bernama Valerio Vincenzo menggagas sebuah proyek bernama 'Borderline.'
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam proyeknya tersebut, Valerio menampilkan foto yang diambil di sejumlah perbatasan negara Uni Eropa. Perbatasannya pun bervariasi dari tanda di jalan, hingga toko coklat. Dilansir detikTravel dari CNN, Jumat (21/8/2015) berikut 8 perbatasan unik yang tersebar di negara Uni Eropa bagian kedua:
5. Sventoji, Lithuania
(Valerio Vincenzo/CNN)
|
Sebagai sesama negara bekas di Eropa Timur, Lithuania dan Latvia dipisahkan oleh Laut Baltik. Jika datang ke Sventoji di Lithuania atau Rucava di Latvia, traveler akan dihadapkan pada laut yang menjadi pembatas alami antar kedua negara.
Sejarahnya, kedua negara yang bertetangga tersebut dulunya tergabung dengan Rusia. Namun pada tahun 1918, Lithuania dan Latvia memerdekakan diri dari Rusia dan menjadi negara merdeka.
6. Menton, Prancis
(Valerio Vincenzo/CNN)
|
Berikutnya adalah perbatasan antara Prancis dan Italia yang berada di antara Kota Menton dan Grimaldi. Uniknya, perbatasan kedua negara Uni Eropa itu merupakan sebuah jalan bernama D6327 yang tidak tampak jelas.
Namun apabila diperhatikan, jalan tersebut tampak sedikit berbeda. Jalan di salah satu negara tampak lebih baik dari negara lainnya. Alasannya adalah kondisi jalan di perbatasan yang berbeda, oleh karena perawatan masing-masing negara.
7. Baarle-Hertog, Belgia
(Valerio Vincenzo/CNN)
|
Jauh sebelum menjadi negara merdeka, Belanda dan Belgia telah memiliki satu perbatasan yang telah ada sejak zaman dulu. Terletak di Baarle-Hertog, Belgia terdapat sebuah garis berwarna putih yang menjadi garis batas antar dua negara.
Garis batas tersebut dibuat dengan cat berwarna putih dengan tanda plus yang memanjang di jalan. Apabila tidak memperhatikan, mungkin traveler tidak akan sadar dengan keberadaan garis pembatas dua negara tersebut.
8. Bray Dunes, Prancis
(Valerio Vincenzo/CNN)
|
Pembatas terakhir yang tidak jarang luput dari perhatian traveler adalah batas antara Prancis dan Belgia yang berada di Bray Dunes. Di sana Anda tidak akan menemukan garis pembatas, melainkan sebuah toko coklat yang berada di tengah jalan.
Nyatanya sejumlah perbatasan antar negara Uni Eropa tidak terlihat jelas layaknya tembok atau pagar besi tinggi yang menjulang. Apabila liburan ke Eropa, jangan lupa untuk melihat garis batas antar negara seperti Valerio.
Sebagai sesama negara bekas di Eropa Timur, Lithuania dan Latvia dipisahkan oleh Laut Baltik. Jika datang ke Sventoji di Lithuania atau Rucava di Latvia, traveler akan dihadapkan pada laut yang menjadi pembatas alami antar kedua negara.
Sejarahnya, kedua negara yang bertetangga tersebut dulunya tergabung dengan Rusia. Namun pada tahun 1918, Lithuania dan Latvia memerdekakan diri dari Rusia dan menjadi negara merdeka.
Berikutnya adalah perbatasan antara Prancis dan Italia yang berada di antara Kota Menton dan Grimaldi. Uniknya, perbatasan kedua negara Uni Eropa itu merupakan sebuah jalan bernama D6327 yang tidak tampak jelas.
Namun apabila diperhatikan, jalan tersebut tampak sedikit berbeda. Jalan di salah satu negara tampak lebih baik dari negara lainnya. Alasannya adalah kondisi jalan di perbatasan yang berbeda, oleh karena perawatan masing-masing negara.
Jauh sebelum menjadi negara merdeka, Belanda dan Belgia telah memiliki satu perbatasan yang telah ada sejak zaman dulu. Terletak di Baarle-Hertog, Belgia terdapat sebuah garis berwarna putih yang menjadi garis batas antar dua negara.
Garis batas tersebut dibuat dengan cat berwarna putih dengan tanda plus yang memanjang di jalan. Apabila tidak memperhatikan, mungkin traveler tidak akan sadar dengan keberadaan garis pembatas dua negara tersebut.
Pembatas terakhir yang tidak jarang luput dari perhatian traveler adalah batas antara Prancis dan Belgia yang berada di Bray Dunes. Di sana Anda tidak akan menemukan garis pembatas, melainkan sebuah toko coklat yang berada di tengah jalan.
Nyatanya sejumlah perbatasan antar negara Uni Eropa tidak terlihat jelas layaknya tembok atau pagar besi tinggi yang menjulang. Apabila liburan ke Eropa, jangan lupa untuk melihat garis batas antar negara seperti Valerio.
(sst/sst)
Komentar Terbanyak
Bule Rusia Hajar Warga Banyuwangi gegara Sound Horeg, Korban Tempuh Jalur Hukum
Dugaan Pungli Petugas Imigrasi Batam Jadi Pemberitaan Heboh Media Singapura
Kedubes Korea Selatan Minta Warganya Hati-hati Liburan di Bali