Masyarakat Lithuania percaya, sebuah ubin yang terletak di pelataran Katedral Vilnius dapat mengabulkan permintaan penemunya. Dilansir detikTravel dari situs Vilnius Tourism, Kamis (1/10/2015) mencarinya bukan perkara mudah karena pelataran katedral yang begitu luas.
Kepercayaan itu pun didasari dari kejadian yang dikenal dengan 'Baltic Way' pada tahun 1989. Pada saat itu Lithuania merupakan salah satu negara bagian Uni Soviet. Namun perlahan, runtuhnya Tembok Berlin turut memicu semangat sejumlah negara komunis jajahan Uni Soviet untuk merdeka dan bangkit.
Kemudian pada 23 Agustus 1989, sekitar dua juta orang yang berasal dari Lithuania, Latvia, dan Estonia saling bersatu padu. Mereka pun membentuk satu gerakan damai bernama 'Baltic Way', yakni upaya gandeng tangan sepanjang 600 kilometer tanpa putus.
Gerakan damai 'Baltic Way' yang dimulai dari Estonia hingga Lithuania berakhir di ubin pelataran Katedral Vilnius yang dianggap ajaib tersebut. Pada akhirnya gerakan 'Baltic Way' dapat menyampaikan pesan kemanusiaan dan membuat masing-masing negara Baltik memperoleh kemerdekaan pada tahun 1991.
Masyarakat pun akhirnya menamai ubin tersebut dengan 'Lantai Ajaib Stebuklas' karena kisah simbolik tersebut. Atas kisah tersebut, tidak sedikit turis yang datang ke pelataran Katedral Vilnius dan mencari ubin Stebuklas.
Barang siapa yang menemukannya, diwajibkan untuk mengelilingi ubin tersebut sebanyak tiga kali berlawanan dengan arah jarum jam. Dilanjutkan dengan satu kali lompatan dan ditutup dengan satu tepuk tangan. Setelah itu, barulah ucapkan satu permintaan dari dalam hati yang terdalam.
Pada tahun 1989, tidak sedikit masyarakat yang melakukan ritual itu di ubin Stebuklas dan dikabulkan permintaannya. Mungkin saja permintaan Anda juga dapat dikabulkan apabila melakukannya. Percaya tidak percaya!
(/)












































Komentar Terbanyak
Koster: Wisatawan Domestik ke Bali Turun gegara Penerbangan Sedikit
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Koster Akui Jumlah Wisatawan Domestik ke Bali Turun di Libur Nataru