Fenomena alam tersebut ada di kawasan Mayantuyacu, dekat kota Pucallpa, Peru. Dari ibukota negara Peru, Lima dibutuhkan waktu 1 jam naik pesawat ke sana. Para penduduk di Mayantuyacu masih tinggal di dalam hutan Amazon dan keturunan suku Maya.
Di dalam hutannya terdapat sungai yang dinilai sebagai fenomena alam yang ajaib. Masyarakat setempat menyebutnya 'Shanay-timpishka' yang artinya direbus dengan matahari. Tak ayal, sungainya memang mendidih dan panas!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Buih-buih air di dalam sungainya (boilingriver.org.)
Turis dan para peneliti menyebutnya sebagai The Boiling River alias sungai yang mendidih. Jika diperhatikan, sebenarnya ada banyak pula sungai-sungai di dunia yang mendidih dan panas airnya. Namun, sungai di hutan Amazon di Peru ini berbeda.
The Boiling River adalah nama organisasi (mirip dengan nama sungainya) yang dibuat oleh salah satu pemuda setempat sekaligus peneliti, bernama Andres Ruzo. Organisasi ini bertujuan untuk menjaga sungai tersebut dan memberikan informasi kepada turis. Seperti dilihat dari laman resminya, Selasa (23/2/2016) perbedaan antara sungai-sungai lain dengan sungai di hutan Amazon di Peru ini adalah ukurannya.
Bayangkan, The Boiling River mengalir sepanjang 6 km. Lebarnya 25 meter dan kedalamannya 5 meter. Saat sedang mengeluarkan buih asap yang sedang tebal-tebalnya, hutan-hutan disekelilingnya pun akan tertutup asap putih. Bahkan kabarnya, binatang yang sedang berenang di dalam sungainya akan mati saking panas airnya.
Tahukah Anda berapa panas air sungainya? Dari hasil penelitian, suhu air sungainya mencapai 100 derajat Celcius!
Air sungainya yang sangat panas (boilingriver.org.)
Ada satu yang menarik, dari hasil para peneliti di sana. Menurutnya, sungai yang punya aliran air panas biasanya dikarenakan dekat dengan gunung vulkanik. Berbeda dengan The Boiling River, aliran panasnya diperkirakan berasal langsung dari perut Bumi.
Masyarakat Mayantuyacu pun amat menjaga dan menjadikan sungainya sebagai tempat yang sakral. Organisasi The Boiling River yang dipimpin Andres Ruzo tidak tinggal diam. Mereka menggalang donasi, untuk bertujuan menjaga dan melestarikan sungai yang mendidih tersebut. Andres sendiri, sedang membuat buku mengenai fenomena ajaib sungai itu. Rupanya sebelum dia meneliti di tahun 2011, belum ada para peneliti yang datang ke sana.
Bagi turis yang mau melihat sungai yang mendidih ini dari dekat, bisa memesan paket tur dari situs The Boiling River. Panorama sungainya, membuat bak seperti di dunia lain!
Asap putih yang menyelimuti sungainya (boilingriver.org.)
(aff/aff)












































Komentar Terbanyak
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Nyeleneh! Jemaah Zikir di Candi Prambanan: Mau Lepaskan Kutukan Roro Jonggrang
Bukan Hanya Wisatawan, Menkes Juga Merasa Berat Bayar Tiket Pesawat