Bisa mampir dan salat di masjid saat traveling ke luar negeri, apalagi ke negara yang bukan mayoritas Islam tentunya menjadi suatu pengalaman menyenangkan. Traveler bisa liburan sambil tetap nyaman mendirikan salat dan jika masjid ramai, bisa berbincang dengan saudara sesama Muslim di sana.
Beberapa negara ramah Muslim menyediakan masjid-masjid yang tersebar di berbagai daerah. Di Jepang misalnya, di balik gemerlap sang ibukota yaitu Tokyo rupanya ada paling tidak 5 masjid yang bisa dikunjungi traveler Muslim.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak terlihat adanya keterangan arah di jalan raya menuju masjid. Tapi dengan mengandalkan GPS di ponsel dan bertanya ke warga setempat, akhirnya kami tiba di depan Masjid Asakusa.
Seperti masjid pada umumnya, ada sebuah kubah di bagian atas. Namun bedanya, rumah ibadah yang satu ini bukan berupa bangunan dengan halaman yang luas tapi lebih mirip seperti ruko. Masjid memiliki 5 lantai dengan ruangan di dalamnya yang cukup luas untuk salat berjamaah.
Sayangnya saat berkunjung ke sana, kami tidak bertemu dengan jamaah lainnya yang mungkin tahu lebih banyak informasi tentang masjid. Tapi berdasarkan informasi yang saya baca di situs resminya, Masjid Asakusa rupanya berdiri sejak 1998 dan dikelola oleh Japan Mosque Fondation (JMF).
Kalau tidak salah, ketika itu kami salat di lantai dua. Di sana, tempat salat dilapisi karpet hijau. Ada toilet dan tempat wudhu yang bersih, lengkap dengan kursi dan handuk.
Di depan tempat wudhu ditempel kertas yang mengingatkan traveler untuk tetap menjaga kebersihan masjid. Kalimat itu ditulis dalam berbagai bahasa, salah satunya bahasa Indonesia yang bunyinya kira-kira begini, "Marilah kita jaga kebersihan Rumah Allah ini".
Setelah berwudhu, saya dan teman-teman pun segera salat. Nyaman sekali rasanya beribadah di Masjid Asakusa ini, tempatnya bersih dan suasana sekitarnya juga begitu tenang. Usai beribadah, kami kemudian kembali turun ke lantai bawah dan bersiap melanjutkan petualangan di Tokyo.
Cara ke sana:
Kamu bisa naik kereta dan turun di Stasiun Minami Senju atau Stasiun Asakusa. Pilih saja mana yang paling dekat dengan stasiun keberangkatan. Dari stasiun, perjalanan bisa dilanjutkan dengan 6 menit naik bus atau berjalan kaki sekitar 20 menit. (krn/fay)












































Komentar Terbanyak
Dugaan Pungli Petugas Imigrasi Batam Jadi Pemberitaan Heboh Media Singapura
Bali Kehilangan Sawah, 3 Ribu Hektare Raib dalam 8 Tahun
Turis Belanda Tewas Ditusuk di Bali, Apakah Pulau Dewata Masih Aman bagi Wisatawan?