Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 29 Sep 2016 10:55 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Paling Cepat di Dunia, Roller Coaster Ferrari World di Abu Dhabi

Wahyu Setyo Widodo
Redaksi Travel
Foto: Ferrari Rossa, roller coaster tercepat di dunia (ferrariworldabudhabi.com)
Foto: Ferrari Rossa, roller coaster tercepat di dunia (ferrariworldabudhabi.com)
Abu Dhabi - Liburan ke Abu Dhabi, saatnya coba wisata adrenalin. Naik roller coaster tercepat di dunia milik Ferrari World, dijamin bikin jantung deg-degan!

Siapa bilang liburan ke Abu Dhabi, UEA, hanya bisa berwisata ke padang pasir, atau berbelanja mewah saja? Di negara jazirah Teluk Arab ini, traveler juga bisa memacu adrenalin dengan cara naik roller coaster yang dipercaya memiliki kecepatan tertinggi, bila dibandingkan dengan roller coaster serupa di belahan dunia manapun.

Ya, roller coaster di Ferrari World Abu Dhabi ini bisa melaju hingga kecepatan 240 km/jam hanya dalam waktu 5 detik saja. Lebih cepat dari roller coaster kebanyakan di dunia. Naik roller coaster ini, dijamin traveler akan berteriak layaknya kesetanan.

Dilansir detikTravel dari situs resmi Ferrari World Abu Dhabi, Kamis (29/9/2016), roller coaster tercepat di dunia ini diberi nama Ferrari Rossa. Wahana ini pun jadi wahana permainan paling populer di taman bermain bertema Ferrari tersebut.

Traveler bersiap naik wahana Ferrari Rossa (ferrariworldabudhabi.com)Traveler bersiap naik wahana Ferrari Rossa (ferrariworldabudhabi.com)


Ferrari Rossa berbentuk seperti replika mobil balap Ferrari. Traveler pun akan merasakan duduk di kokpit mobil Ferrari F1 yang asli, layaknya pebalap Sebastian Vettel atau Kimi Raikkonen. Interiornya pun dibuat merah menyala, sama seperti warna kebanggaan Ferrari.

Begitu duduk di kokpit Ferrari Rossa, traveler akan langsung dibawa melaju hingga mencapai kecepatan maksimal. Wussh! Sensasi tekanan hingga 4,8 kali gaya gravitasi pun akan langsung terasa. Jika tidak persiapan, salah-salah bisa mual sampai muntah.

Traveler akan dibawa Ferrari Rossa mengarungi lintasan berbentuk lingkaran, hingga menuju ke puncaknya setinggi 52 meter. Lalu, dari ketinggian itu traveler akan turun melalui jalur berkelak-kelok. Lintasan ini tentu saja meniru lintasan sirkuit balap F1.

Total panjang lintasan yang dilalui Ferrari Rossa mencapai 2,07 Km, dengan tikungannya yang tertajam sudutnya mencapai 70 derajat. Tentu saja itu cukup untuk membuat traveler berteriak kegirangan, atau malah teriak ngeri ketakutan?

Kecepatan 240 Km/jam hanya dalam waktu 5 detik saja (ferrariworldabudhabi.com)Kecepatan 240 Km/jam hanya dalam waktu 5 detik saja (ferrariworldabudhabi.com)


Begitu sampai di titik finish, rasanya benar-benar seperti menang balapan F1. Plong, lega, dan senang! Semua pengunjung berteriak gembira, layaknya berhasil menjadi juara balap dunia F1.

Karena roller coaster Ferrari Rossa ini sangat cepat, traveler yang akan naik harus dilengkapi dengan peralatan khusus. Kacamata pengaman, layaknya helm bagi pembalap Grand Prix, akan dipasangkan ke traveler. Dengan kecepatan setinggi itu, kelilipan debu atau bahkan kerikil bisa sangat berbahaya bagi indera penglihatan kita.

Mengingat ekstremnya roller coaster ini, tidak sembarangan traveler bisa menaikinya. Ada syarat khusus yang sudah ditetapkan oleh pihak Ferrari World Abu Dhabi. Syarat itu antara lain memiliki tinggi badan 1,3 meter dan maksimal 1,95 meter agar muat duduk di bangku yang berbentuk kokpit mobil F1 itu, serta tidak memiliki riwayat penyakit jantung tentunya.

Untuk bisa menikmati aneka wahana di Ferrari World Abu Dhabi, wisatawan harus merogoh kocek sebesar 240 Dirham atau Rp 739 ribu. Harga yang cukup sepadan dengan pengalaman yang ditawarkan. Berani balapan naik Ferrari Rossa, traveler?

Ferrari Rossa adalah roller coaster tercepat di dunia (ferrariworldabudhabi.com)Ferrari Rossa adalah roller coaster tercepat di dunia (ferrariworldabudhabi.com)
(wsw/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
Load Komentar ...
NEWS FEED

Foto: Voodoo yang Dianggap Tabu

Kamis, 17 Agu 2017 09:15 WIB

Voodoo kerap kali dianggap ilmu hitam dan tabu untuk diperbincangkan. Tapi di Benin, Afrika Barat, Voodoo merupakan budaya, seni dan kepercayaan.