Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 10 Ags 2017 16:30 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Ritual Menari dengan Orang Mati

Kurnia Yustiana
Redaksi Travel
Famadihana, ritual menari bersama orang mati di Madagaskar (kosuke.uzawa/Instagram)
Famadihana, ritual menari bersama orang mati di Madagaskar (kosuke.uzawa/Instagram)

FOKUS BERITA

Ritual Unik dan Seram
Antananarivo - Menari bersama orang mati mungkin terdengar aneh. Namun di Madagaskar, rupanya ritual menari bersama orang mati ini sungguhan ada lho. Hiii...

Banyak ritual unik sekaligus menyeramkan di berbagai negara. Famadihana salah satunya. Ini merupakan ritual menari bersama orang mati yang banyak dilakukan Suku Malagasi di Hauts Plateaux, Madagaskar.

Dari informasi yang dikumpulkan detikTravel, Kamis (10/8/2017), ritual yang dikenal juga sebagai 'Memutar Tulang' ini dilakukan setiap 5 atau 7 tahun sekali. Langkahnya, mereka akan menggali kubur, mengeluarkan jasad leluhur dan membungkusnya kembali dengan kain kafan yang baru kemudian diikat dengan tali.

Setelah semua siap, anggota keluarga orang yang telah meninggal itu akan bersorak menyambut tulang belulang leluhurnya. Lalu mereka akan berpesta, menari-nari diiringi hentakan musik dan sesekali sambil mengangkat jasad leluhur.

(CNN)

Siapa saja boleh hadir di ritual ini, tak hanya keluarga. Namun khusus untuk sanak saudara, mereka akan mendekati jasad, kemudian bernyanyi, tertawa dan perlahan membuka bungkusan.

Dengan tenang mereka menyiram anggur ke atas tumpukan tulang dan menutupnya kembali. Setelah bungkusan tertutup, tulang belulang tersebut kembali dikuburkan ke dalam tanah, dengan diiringi tarian.

Famadihana memiliki makna tersendiri. Suku Malagasi percaya, kalau Famadihana adalah perwujudan rasa cinta terhadap keluarga yang telah meninggal. Saat ritual unik ini berlangsung, semua anggota keluarga tak peduli di mana mereka tinggal akan hadir.

(CNN)

Semua anggota keluarga yang datang akan membawa banyak bawaan, seperti daging, sup, permen, minuman dan banyak lagi. Hampir seluruh anggota keluarga bergembira dengan pengangkatan tulang ini.

Mereka juga percaya bahwa roh orang yang telah meninggal akhirnya akan bergabung bersama para leluhur setelah jasad terurai dan seremonial yang tepat, yang membutuhkan waktu bertahun-tahun.

Meskipun dibalut dengan suka cita dan musik yang heboh, tentunya bagi yang tidak terbiasa tetap saja cukup seram menari bersama orang yang telah meninggal.

Namun kalau traveler penasaran ingin melihat langsung Famadihana, bisa mencari informasi lebih lanjut tepatnya kapan ritual akan dilangsungkan. Biasanya Famadihana berlangsung sekitar Juli dan September. (krn/aff)

FOKUS BERITA

Ritual Unik dan Seram
BERITA TERKAIT
Load Komentar ...
NEWS FEED