Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 01 Feb 2018 19:30 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Festival Paling Ngeri di Spanyol: Naik Kuda Lompati Api

Wahyu Setyo Widodo
Redaksi Travel
Festival berkuda menembus api yang ngeri di Spanyol (Juan Medina/Reuters)
Festival berkuda menembus api yang ngeri di Spanyol (Juan Medina/Reuters)
Madrid - Festival Las Luminarias di Spanyol bisa jadi festival paling ngeri yang pernah ada. Bagaimana tidak, para penunggang kuda berani melompat ke dalam api.

Spanyol memang gudangnya festival unik. Selain La Tomatina alias festival perang tomat, ada juga Festival Las Luminarias. alias Festival Cahaya Api. Festival ini diselenggarakan setiap tahun di bulan Januari.

Dilansir detikTravel dari Reuters, Kamis (1/2/2018), festival ini digelar di Desa San Bartolome de Pinares, sebuah desa kecil sekitar 100 Km-an di sebelah barat daya Madrid. Tahun ini, festival Las Luminarias digelar Selasa (16/1) lalu.

Konon katanya, festival ini sudah jadi tradisi yang berlangsung secara turun temurun selama 500 tahun. Festival ini digelar untuk merayakan Hari Santo Antonius, santo yang dikenal sebagai pelindung binatang.

Festival ini untuk merayakan Hari Santo Antonius (Juan Medina/Reuters)Festival ini untuk merayakan Hari Santo Antonius (Juan Medina/Reuters)

Menurut masyarakat setempat, tradisi berkuda menembus api ini dimaksudkan untuk menyucikan binatang tersebut. Masyarakat percaya, kalau kuda yang dipakai untuk menembus api ini tidak pernah terluka.

Api yang digunakan selama festival benar-benar api betulan. Api dibuat dari jerami dan kayu yang ditumpuk kemudian dibakar sampai menyala. Barulah, para pria berkuda menerobos kobaran api menyala ini dengan gagah dan berani.

Apinya berasal dari kayu dan jerami yang dibakar (Juan Medina/Reuters)Apinya berasal dari kayu dan jerami yang dibakar (Juan Medina/Reuters)

Biasanya tradisi berkuda menembus api dilakukan pada satu hari sebelum perayaan Santo Antonius, yakni pada malam hari hingga tengah malam. Setelah itu, barulah acara dilanjutkan dengan pesta dan perayaan sampai subuh.

Keunikan festival ini mengundang minat wisatawan untuk datang ke sana. Biasanya penonton yang datang ke sini melihat festival dari jarak aman, sambil memakai masker. Kamu juga bisa nonton, siap-siap saja menunggu sampai bulan Januari tahun depan.

Kamu tertarik nonton festival unik ini? (Juan Medina/Reuters)Kamu tertarik nonton festival unik ini? (Juan Medina/Reuters)
(rdy/rdy)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED
Desa Wisata Indonesia

Bagaimana Membangun Desa Wisata?

Senin, 20 Agu 2018 17:15 WIB

Membangun desa wisata, tidak hanya bermodalkan pemandangan indah. Ada beberapa kritertia dan hal-hal penting yang harus diperhatikan.