Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 14 Jun 2019 07:20 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Kota di Inggris yang Akan Hilang Karena Pemanasan Global

Bonauli
detikTravel
Foto: (iStock)
Foto: (iStock)
Fairbourne - Sebuah kota pesisir di Inggris sedang jadi perbincangan hangat. Kota ini akan terancam hilang karena pemanasan global.

Pemanasan global menjadi masalah genting yang sedang dihadapi oleh bumi. Mencairnya es di Antartika membuat kenaikan pada permukaan air laut, Seperti yang diintik detikcom dari CNN, Jumat (14/6/2019).

Hal ini kini dirasakan oleh sebuah kota peisisir Inggris yang bernama Fairbourne di Welsh. Kota yang berpenduduk 1.000 orang ini harus rela meninggalkan rumah mereka karena kenaikan muka air laut.

Kenaikan muka air laut adalah naiknya air laut ke daratan atau bisa dibilang banjir. Masalah ini sudah mulai menggerogoti Kota Fairbourne sejak tahun 1990an.

(iStock)(iStock)


Mengapa tidak membangun sea wall atau tembok? Ada beberapa hal yang perlu dipahami. Pembangunan sea wall atau dinding pembatas di pinggir pantai akan mempengaruhi perilaku laut dan membuatnya berubah. Biayanya pun sangat mahal.

Dewan lokal, Gwynedd Council, telah menghabiskan lebih dari USD 11 juta atau sekitar Rp 156.941.950.000 untuk skema manajemen resiko banjir.

Kalau diperkirakan Fairbourne membutuhkan tembok setinggi 6 meter untuk perlindungan di tahun 2054. Biayanya tak tanggung-tanggung, USD 220 juta atau sekitar Rp 3 T!

BACA JUGA: Mirip Atlantis! 8 Kota yang Tenggelam di Lautan

Huw Williams, seorang insinyur sipil di Gwynedd Council bahkan mengatakan bahwa tembok tersebut mungkin tidak akan menolong. Karena jika ada yang melanggar atau melewati tembok ini maka konsekuensinya akan sangat mengerikan.

"Ketika permukaan laut naik, ada lebih banyak energi, gelombang lebih besar, badai yang lebih sering. Akan semakin banyak air yang menutupi tanggul,"ujar Williams.

(iStock)(iStock)


Lalu apa alasannya untuk menghilangkan kota ini? Sangat sederhana. Pihak pemerintah ingin menghilangkan jejak manusia, bangunan dan infrastruktur supaya tidak mencemari laut saat kota ini tenggelam.

"Kami harus menghapus jejak yang ada yang tinggal di sana. Supaya air laut yang masuk ke sana tidak tercemar oleh apa pun yang dibuat oleh manusia," ujar Lisa Goodier, seorang manajer proyek senior di tim manajemen risiko banjir dan erosi pantai di Dewan Kota.

Namun tak semuanya sependapat. Warga lokal protes karena penonaktifan kota ini. Menurut mereka, cara ini sangatlah ekstrem.

Selain itu, masyarakat juga mengaku bahwa isu ini berdampak buruk bagi harga rumah dan pariwisata Fairbourne. Bagaimana menurutmu traveler?


(bnl/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED