Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 24 Jul 2019 16:55 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Mengapa Jepang Disebut 'Negeri Matahari Terbit'?

Afif Farhan
detikTravel
Geisha di Kyoto, Jepang (iStock)
Geisha di Kyoto, Jepang (iStock)
Jakarta - Tiap negara di dunia punya julukan masing-masing. Misalnya Jepang terkenal dengan nama 'Negeri Matahari Terbit', mengapa disebut seperti itu?

Jepang sudah jadi impian traveler dunia, apalagi traveler Indonesia. Jepang memiliki banyak atraksi wisata dari bentang alam yang indah, budaya yang khas, kuliner sampai sebagai surga belanja.

Negeri Matahari Terbit, sudah melekat bagi Jepang. Julukan negaranya, yang rasanya semua orang tahu. Tapi tunggu, apakah kamu tahu kalau ada sejarah panjang mengenai julukan itu?

BACA JUGA: Mengapa Orang Jepang Begitu Disiplin?

Dirangkum detikcom dari berbagai sumber, Rabu (24/7/2019) pada masa-masa sebelum tahun Masehi, kekaisaran China lebih maju, lebih berkuasa dan lebih hebat dibanding kekaisaran Jepang. Saat itu, Jepang disebut dengan nama Wa yang artinya kerdil.

Meski begitu, orang-orang China pun kala itu menyebut Jepang sebagai tempat matahari terbit. Sebab posisi Jepang berada di timur China, sehingga matahari terbit lebih dulu terlihat dari sana.

Ada sejarah panjang antara China dan Jepang di awal-awal tahun Masehi. China sebagai negara maju saat itu, menjadi 'kiblat' orang-orang Jepang dalam segala hal. Singkat katanya, Jepang belajar dari China.

Ilustrasi kehidupan Jepang di zaman dulu (iStock)Ilustrasi kehidupan di Jepang di zaman dulu (iStock)


Di sekitar abad 6 Masehi, Pangeran Shotoku menyerap banyak pengaruh China dalam kehidupan Jepang seperti sistem administrasi dan lainnya. Bisa dibilang, Pangeran Shotoku sangat nge-fans dengan China.

Bahkan dia tahu, kalau sebenarnya orang-orang China menyebut Jepang dengan sebutan tempat matahari terbit. Barulah dia kemudian mengganti Jepang yang semula dikenal dengan nama Wa, menjadi Nihon atau juga disebut Nippon yang memiliki arti 'asal muasal matahari'.

Namun, rupanya Dinasti Sui yang berkuasa di China ketika itu, tidak menyukai nama tersebut. Apalagi ketika Pangeran Shotoku mengirim surat Kaisar Yang dengan tulisan 'Anak dari Surga yang muncul di tempat matahari terbit'.

Pangeran Shotoku (Khyentse Foundation)Pangeran Shotoku (Khyentse Foundation)


Masalahnya, Dinasti Sui juga mengklaim bahwa merekalah 'Anak dari Surga'. Sehingga ada konflik saat itu, yang mana orang-orang Jepang tetap pada pendiriannya. Malah mereka menambahkankan nama Nippon, menjadi Dai Nippon. Dai memiliki arti lebih hebat.

Di abad ke-8, Dinasti Sui digantikan Dinasti Tang. Permaisuri Wu Zetian (satu-satunya wanita yang menjadi kaisar di China), tidak mau ambil pusing. Dia mempersilakan Jepang memakai kata Nippon.

Dari situlah, Jepang dikenal dengan sebutan Negeri Matahari Terbit. Matahari melekat di segala kehidupan orang Jepang, termasuk bendera kenegaraannya.

BACA JUGA: Orang Jepang Muak dengan Turis Nakal

Bendera negara Jepang disebut dengan nama 'Nisshoki' yang memiliki arti bendera tanda matahari. Orang Jepang lebih suka menyebutnya 'Hinomaru' alias lingkaran matahari.

Bendera negarab Jepang (iStock)Bendera negarab Jepang (iStock)


Sudah ribuan tahun, julukan Negeri Matahari Terbit menjadi julukan Jepang. Hingga kini pun, julukan tersebut masih terus menjadi kebanggaan penduduknya.



Simak Video "Cara Unik Stasiun di Jepang Beri Tanda untuk Penumpang"
[Gambas:Video 20detik]
(aff/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED