Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 16 Jul 2020 05:48 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Pemandangan dari 'Neraka' Ada di Kanada

Wahyu Setyo Widodo
detikTravel
Tebing berasap dari Kanada
Foto: Smoking Hills di Kanada (Instagram/Lalaine Arenas Hasanbasic)
Cape Bathurst -

Kanada tak hanya mempunyai pemandangan secantik surga. Negara itu juga memiliki pemandangan dari neraka, berupa tebing yang dipenuhi asap selama ratusan tahun.

Di Cape Bathurst, yang berada di kawasan terpencil bagian barat laut Kanada, ada sebuah tempat dengan pemandangan yang sangat mengerikan. Sejauh mata memandang, hanya ada tebing batu membara yang terus mengepulkan asap, seperti neraka.

Smoking Hills alias Tebing Berasap, begitulah warga setempat mengenal destinasi tersebut. Seperti namanya, asap berwarna putih selalu membumbung tinggi dan memenuhi tempat tersebut. Tak peduli siang, tak peduli malam.

Tebing batu yang terlihat merah menyala ini merupakan kawasan yang langsung berbatasan dengan Samudra Arktik. Konon katanya, tempat ini sudah berasap seperti itu selama ratusan tahun lamanya.

Tebing berasap dari KanadaTebing berasap dari Kanada Foto: (Anegar Walk/CC BY-SA 4.0)

Penemuan pertama tebing ini terjadi di tahun 1800, saat seorang penjelajah dari Irlandia bernama Robert McClure melakukan sebuah ekspedisi untuk menjelajahi Samudera Arktik.

Ekspedisi itu juga untuk mencari keberadaan Sir John Franklin yang menghilang saat melakukan ekspedisi untuk memetakan wilayah bagian Barat Laut Kanada.


Saat McClure melihat kepulan asap, tepat di sebelah selatan Laut Beaufort, dia mengira ada tanda-tanda kehidupan di sana. Namun rupanya, asap tersebut berasal dari kawasan Smoking Hills.

Saat disambangi oleh McClure dan kru kapalnya, tidak ada tanda-tanda kehidupan sama sekali di tempat tersebut. Yang ada hanyalah tebing batu nan gersang, dan kepulan asap dimana-mana.

Tebing berasap dari KanadaWisatawan berkunjung ke Smoking Hills Foto: (Jason van Bruggen/NWT Tourism)


Menurut para peneliti, fenomena alam yang ada di Smoking Hills ini berasal dari aktivitas vulkanik yang telah berlangsung selama ratusan tahun. Di balik bebatuan tebing tersebut, terdapat kandungan senyawa sulfur yang sangat kaya.

Saat terjadi longsor atau erosi, otomatis reaksi tersebut memicu keluarnya gas sulfur ke udara, sehingga tampak kepulan asap yang membumbung tinggi. Proses geologi ini sama dengan yang terjadi di kawah Ijen atau di Kawah Ratu, Tangkuban Parahu.


Fenomena alam Smoking Hills yang unik ini pun menarik perhatian wisatawan dari berbagai penjuru dunia untuk datang ke Kanada dan melihat destinasi tersebut.

Sayang, akses untuk bisa ke destinasi ini sangat sulit. Hanya bisa dijangkau dengan naik helikopter atau kapal khusus. Pemukiman terdekat yaitu kota Paulatuk, lokasinya berjarak lebih dari 96 kilometer dari Smoking Hills.

Yuk, jadwalkan ke Kanada suatu hari nanti.



Simak Video "Kanada Dihantam Gelombang Kedua Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA