Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Rabu, 29 Des 2021 20:40 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Di Islandia, Kamu Bisa Berenang di Antara 2 Benua

Scuba Diving at Silfra, Iceland in Dry Suits at the Continental Divide at the ├×ingvellir National Park in Iceland. Glacial runoff water (fresh water). 0 Celsius.
Foto: Menyelam di Thingvellir (Getty Images/iStockphoto/Lindsay Lou)
Thingvellir -

Islandia memang ajaib. Banyak tempat menarik untuk dikunjungi di sini. Salah satunya adalah Thingvellir, dimana kita bisa berenang di antara 2 lempeng benua.

Thingvellir adalah nama sebuah tempat di Islandia yang menyimpan keajaiban alam. Keajaiban itu berupa pertemuan antara lempengan tektonik 2 benua yaitu Amerika dan Eurasia.

Atas keistimewaannya itu, Thingvellir pun masuk dalam daftar World Heritage Site dari UNESCO. Thingvellir pun jadi destinasi menyelam impian bagi para diver dari seluruh penjuru dunia.

Di Thingvellir, traveler bisa merasakan sensasi menyelam dan berenang di antara dua benua, bukan hanya kiasan semata, tetapi dalam arti yang sebenarnya.

"Ini adalah satu-satunya tempat di dunia dimana kamu bisa berada di antara 2 benua dan pergi scuba diving di waktu yang bersamaan," ujar seorang instruktur diving bernama Ants Stern, seperti dikutip dari 9News, Rabu (29/12/2021).

Scuba Diving at Silfra, Iceland in Dry Suits at the Continental Divide at the ├×ingvellir National Park in Iceland. Glacial runoff water (fresh water). 0 Celsius.Lempeng 2 benua di Thingvellir Foto: Getty Images/iStockphoto/Lindsay Lou

2 Lempengan benua yang ada di Thingvellir secara konstan mengalami perubahan minor setiap tahunnya. Dalam setahun, terjadi pergeseran sejauh 2 centimeter antar kedua lempeng benua tersebut.

2 Lempeng benua itu bergerak saling menjauh satu sama lain. Para penyelam pun bisa diving di antara 2 retakan lempeng benua itu.

Perairan Thingvellir sangat jernih, nyaris seperti kaca. Tentu itu akan sangat menggoda bagi siapapun traveler yang melihatnya.

Namun perlu diingat, karena Thingvellir berada di Islandia, suhunya tentu saja sangat dingin. Bahkan bisa dibilang, nyaris membeku.

"Bagi orang-orang dari negara tropis, tentu saja itu sangat dingin. Antara 2 sampai 4 derajat celcius," imbuh Stern.

Buat traveler yang tidak bisa atau tidak mau diving, tenang saja. Retakan lempeng antar 2 benua di Thingvellir, Islandia juga bisa dilihat di atas permukaan tanah.

Di sana juga ada jembatan kecil, dimana kamu bisa menyeberang dengan mudah dari satu benua ke benua lainnya, tepatnya dari benua Eropa ke Amerika dan sebaliknya.

Unik banget!



Simak Video "Erupsi Gunung Fagradalsfjall di Islandia Jadi Tontonan Bak Pertunjukan"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA