Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 10 Apr 2022 11:15 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Workcation di Ujung Dunia, Ngitungin Penguin Antartika

bonauli
detikTravel
Pelayaran ke Antartika
Ilustrasi Antartika (iStock)
Antartika -

Kantor pos di Antartika membuka lowongan kerja. Kamu yang mau kerja sambil liburan, bisa coba mendaftar nih!

Dilansir dari USA Today, adalah sebuah badan amal Inggris UK Antarctic Heritage Trust (UKAHT) menawarkan pekerjaan di Antartika. Perusahaan ini mendidik pengunjung sebagai bagian dari upaya konservasi Antartika.

Salah satunya kantornya adalah Pelabuhan Lockroy di Pulau Goudier, Kepulauan Palmer, sebelah barat Semenanjung Antartika. Di pelabuhan tersebut, lembaga ini tengah mencari pemimpin, manajer toko, dan asisten umum untuk bekerja di toko suvenir dan kantor pos paling terpencil di dunia.

Lowongan ini bekerja untuk periode November 2022 hingga Maret 2023. Periode ini adalah bulan-bulan musim panas di Antartika, suhu berkisar antara -5 hingga 10 derajat Celcius.

Pelabuhan memang biasanya mencari pekerja setiap musim panas, tetapi ini pertama kalinya lowongan dibuka untuk umum sejak awal pandemi COVID-19.

Beberapa tugas yang akan pekerja lakukan jika bekerja di sini adalah mengelola toko suvenir dan kantor pos atas nama Pemerintah Wilayah Antartika Inggris. Kantor pos mengklaim biasanya mendapatkan sekitar 80 ribu lembar surat per musim.

Tak hanya itu, pekerja juga akan ditugaskan menghitung penguin. Pekerjaan ini terdengar yang paling menarik di antara pekerjaan lain.

Pekerja harus menghitung penguin dan satwa liar lainnya untuk Badan Survei Antartika Inggris. Pekerjaan ini harus dirampungkan sebelum masa kerja berakhir.

Menurut iklan lowongan kerja tersebut, kandidat yang sesuai perlu memenuhi syarat secara fisik dan medis untuk pekerjaan ini.

Kondisi hidup di wilayah tersebut sangat sederhana dan cukup nyaman. Namun ada keterbatasan pada sumber daya listrik, dan minimnya air mengalir serta akses internet. Artinya, pekerja akan kesulitan untuk berkomunikasi dengan dunia luar.

Jika ingin mandi atau menggunakan toilet, maka pekerja harus menunggu kapal yang berkunjung ke wilayah tersebut.

Dikutip dari Metro, karena pembatasan Covid-19, pulau yang biasanya menyambut sekitar 18 ribu wisatawan setiap musim itu telah ditutup selama lebih dari dua tahun. Ini berarti karyawan baru UKAHT akan menjadi yang pertama tinggal di kantor tersebut sejak 2019.

Kandidat internasional dapat melamar, tetapi harus memiliki izin untuk bekerja di Inggris Raya. Mereka yang terpilih akan menjalani pelatihan selama seminggu di Cambridge pada Oktober.



Simak Video "Peneliti Temukan Bakteri Gen Antibiotik Alami di Antartika"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/bnl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA