Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Sabtu, 12 Nov 2022 14:50 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

7 Sungai Terpendek di Dunia, Satunya Ada di Indonesia

CNN Indonesia
detikTravel
Ajang Terios 7 Wonders singgah di Sungai Tamborasi, Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara. Sungai Tamborasi adalah sungai terpendek di dunia.
Sungai Tamborasi, salah satu sungai terpendek di dunia (Rangga Rahadiansyah)
Jakarta -

Beberapa sungai di dunia ini menarik karena alirannya hanya beberapa puluh meter saja. Berikut sungai-sungai terpendek yang salah satunya ada di Indonesia.

Sungai-sungai yang masuk kategori terpendek di dunia ini tersebar di benua Eropa, Amerika, hingga Asia.

1. Tamborasi, Indonesia

Di urutan pertama ada Sungai Tamborasi dari Indonesia. Sungai terpendek di dunia ini berada di Tamborasi, Kolaka, Sulawesi Tenggara.

Panjang sungai ini hanya 20 meter, dengan lebar 15 meter, dan mengalir hingga ke laut Flores di Teluk Bone. Sungai Tamborasi menjadi salah satu daya tarik wisatawan karena memiliki tepian berbatu serta suasana hutan yang asri dan sejuk.

Foto udara lokasi mata air Sungai Tamborasi, di Kecamatan Tamborasi, Kolaka, Sulawesi Tenggara, Jumat (1/10/2021). Sungai Tamborasi diklaim sebagai yang terpendek di dunia karena panjang sungai ini hanya 20 meter. ANTARA FOTO/Jojon/aww.Foto udara lokasi mata air Sungai Tamborasi, di Kecamatan Tamborasi, Kolaka, Sulawesi Tenggara, Jumat (1/10/2021). Sungai Tamborasi diklaim sebagai yang terpendek di dunia karena panjang sungai ini hanya 20 meter. ANTARA FOTO/Jojon/aww. Foto: ANTARA FOTO/JOJON

2. Kovasselva, Norwegia

Sungai terpendek di dunia ada Kovasselva yang terletak di Norwegia. Panjang sungai ini hanya 22 meter. Hulu Sungai Kovasselva berasal dari Danau Kovassvatnet yang lokasinya terbilang cukup terpencil dan jauh dari pusat Norwegia. Meski lokasi danau tersebut tidak mudah dijangkau, aliran airnya berakhir sampai ke laut lepas Norwegia.

3. Reprua, Georgia

Di urutan ketiga ada Sungai Reprua di Georgia dengan panjang 27 meter. Air mata Sungai Reprua ini berasal dari Gua Krubera yang terletak di pegunungan.

Meski termasuk sungai terpendek, Sungai Reprua memiliki kedalaman sangat curam yakni lebih dari 2.300 m dengan debit air 2.000 liter per detik. Muara aliran sungai Reprua berakhir sampai laut hitam, yang berada di Georgia sebelah timur laut, dan utara.

4. Ombla, Kroasia

Panjang Sungai Ombla sekitar 30 meter, dengan luas 600 kilometer persegi. Mata air Sungai Ombla berasal dari karst, yaitu batuan kapur berpori terbesar di Kroasia sekaligus salah satu yang terbesar di Dinarides atau Pegunungan Alpen Dinari.

Debit air Sungai Ombla 23,9 meter kubik per detik dan bermuara hingga teluk Rijeka Dubrova─Źka di laut Adriatic.

5. Jezernica, Slovenia

Panjang Sungai Jezernica hanya 55 meter, berasal dari Wild Lake yang merupakan danau serta mata air karst dengan sumber air di bawah tanah. Jezernica ini salah satu dari 59 sungai di Slovenia, sekaligus anak Sungai Idrija yang lebih besar dan bermuara di Laut Adriatik.

Sungai Jezernica tercatat sebagai sungai terpendek kedua di Slovenia. Sampai saat ini debit aliran airnya sekitar 8,34 meter kubik per detik.

[Gambas:Instagram]



6. Roe, Amerika Serikat

Hulu Sungai Roe dimulai dari Giant Springs, kemudian mengairi ke Sungai Missouri dekat Great Falls, di Montana, Amerika Serikat.

Roe masuk kategori sungai terpendek di dunia karena panjangnya hanya 61 meter dengan kedalaman hingga 2,4 meter. Menurut sejarah, sungai ini sebelumnya tidak memiliki nama.

Pada 1988, sekelompok anak sekolah mengajukan petisi ke Guinness supaya sungai yang diberi nama 'Roe' itu masuk ke dalam daftar sungai terpendek dunia.

7. Rio de Los Patos, Republik Dominika

Sungai yang terletak di Republik Dominika ini memiliki panjang hanya 61 meter. Sungai Los Patos mengalir sampai ke Laut Karibia, tepatnya di Pantai Barahona yang terkenal sebagai tempat tujuan berwisata.

Sebelumnya sungai terpendek di dunia ini menjadi habitat para bebek, sehingga disebut 'Los Patos' yang dalam bahasa Spanyol berarti bebek. Meski kawanan bebek tersebut sempat punah, sekarang ini bebek-bebek tersebut sudah mulai banyak ditempatkan kembali di Rio Los Patos sebagai cirinya.



Simak Video "Melihat Tarsius, Primata Langka di Hutan Lambusango Buton Sulawesi Tenggara"
[Gambas:Video 20detik]
(sym/sym)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
Adu Perspektif
×
Janji Politik Lama, Bersemi Kembali
Janji Politik Lama, Bersemi Kembali Selengkapnya