Traveling adalah kegiatan yang menyenangkan. Anda akan mendapatkan pengalaman tiada dua, saat menjelajahi alam yang indah atau bangunan tua bersejarah. Tapi sayang, ada beberapa turis yang suka mencuri saat jalan-jalan. Mereka mencuri benda yang berada di sekitar objek wisata yang nantinya dapat berdampak buruk pada tempat tersebut.
Dilansir dari CNN Travel, Senin (22/4/2013), satu alasan para turis melakukan hal ini adalah untuk suvenir. Namun, alasan ini tentu tidak bisa diterima. Apa pun yang diambil selama masih bagian dari objek wisata merupakan tindak kriminal. Denda dan hukuman pun menanti!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Memang, pencurian oleh para turis sudah menjadi perhatian utama di beberapa negara. Pulau Boracay di Filipina sudah menyiapkan denda yang tak sedikit bagi turis yang gemar mengambil pasir putih pantai.
"Pulau Boracay memiliki pasir putih sehalus bubuk dan merupakan anugerah Tuhan, yang berangsur-angsur hilang oleh sikap egois manusia yang tidak memikirkan konsekuensinya," seperti yang dilansir Manila Buletin.
Turis yang kedapatan mencuri pasir pantai di Boracay akan dijatuhi denda sebanyak US$ 60 atau sekitar Rp 582 ribu. Selain itu, ada juga hukuman penjara minimal satu bulan atau maksimal enam bulan.
Juni tahun lalu, Telegraph melansir banyak para turis yang mencuri bebatuan dari situs-situs Romawi di Italia. Tercatat, terdapat 2.000 potongan batu dan artefak yang ditemukan pada koper wisatawan di bandara-bandara Italia.
Tahun lalu, Daily Mail melaporkan tiga turis asal Inggris telah ditangkap akibat menculik penguin peri dari taman laut di Australia. Untungnya, penguin kecil yang berusia 7 tahun ini tidak terluka dan sudah dikembalikan ke habitatnya.
Pemerintah China juga telah lama mencemaskan Great Wall. Tembok besar tersebut mengalami beberapa kerusakan yang diduga dilakukan oleh para turis. Duh, jangan mencontoh perbuatan turis yang merugikan ini ya!
(aff/aff)












































Komentar Terbanyak
Curhatan Wisatawan Situ Bagendit: Tempatnya Nyaman, tapi Apa-apa Bayar
Viral Turis Lokal Diusir dari Pantai Bali, Pemilik Warung Klarifikasi
Ritual Injak Kepala Kerbau di Lampung Ditarik ke Politik, Jokowi: Nggak Nyambung