Penerbangan perdana dengan pesawat Airbus A320 ini lepas landas dari Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali, Senin (1/7/2013) pukul pukul 14.50 Wita. Pesawat tiba di Bandara Darwin pada pukul 18.55 waktu setempat.
Untuk selanjutnya, AirAsia Indonesia mengoperasikan rute Bali-Darwin sebanyak 4 kali dalam seminggu setiap hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu. Adapun rute penerbangan Bali-Darwin ditempuh dalam waktu 2 jam 35 menit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Respon pelanggan terhadap rute Bali-Darwin sangat bagus, dilihat dari penjualan yang cukup tinggi sejak rute ini diluncurkan pada April," kata Dharmadi, CEO AirAsia Indonesia, dalam rilis kepada detikTravel.
Darwin merupakan gerbang utama bagi wisatawan mancanegara yang ingin berlibur di kawasan Australia Utara. Ibukota Negara Bagian Northern Teritory ini menawarkan beragam destinasi wisata seperti East Point Reserve, peninggalan sejarah Perang Dunia II.
Selain itu, ada juga Museum and Art Gallery of Northern Territory yang memiliki koleksi sejarah dan kebudayaan Aborigin. Untuk wisata alam, ada Springs Nature Park, taman nasional dimana pengunjung dapat menikmati keindahan alam.
"Masyarakat Australia Utara pun menyambut dengan gembira kedatangan AirAsia, sebagaimana tercermin pada tingkat keterisian penerbangan perdana Darwin-Bali yang mencapai 100%," kata Dharmadi.
Bernard Francis, Commercial Director AirAsia Indonesia mengatakan rute baru ini juga akan meningkatkan kunjungan wisatawan Australia ke Indonesia. "Warga Australia, khususnya Darwin, yang ingin mengeksplorasi kota-kota lainnya di Indonesia, mereka dapat melanjutkan penerbangan bersama AirAsia menuju Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya dan Makassar," kata Bernard.
(fay/sst)











































Komentar Terbanyak
Viral Bule Inggris Menangis Lihat Sampah, Bukit Pergasingan Langsung Ditutup
Viral Sawah Bergaya Sabana di Prambanan, Petani Protes Lahan Jadi Tempat Bikin Konten
Gara-gara Protes Penerbangan Delay, Warga 62 Ditahan Polisi KLIA