Menpar Pesimistis Australia Setujui Bebas Visa
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Menpar Pesimistis Australia Setujui Bebas Visa

- detikTravel
Rabu, 04 Feb 2015 19:20 WIB
Menpar Pesimistis Australia Setujui Bebas Visa
(Gede/detikTravel)
Jakarta -

Kemenpar sedang mensosialisasikan program bebas visa bagi turis asal 5 negara. Dari kelima negara tersebut, Menpar Arief Yahya menyatakan kemungkinan besar Australia akan menolak pembebasan visa tersebut.

"Pembebasan visa yang disetujui baru 4 negara, Australia belum. Yang sudah itu Jepang, Tiongkok juga saya sounding waktu ke Tiongkok. Korea dan Rusia tengah digarap," ujar Menpar Arief Yahya pada jumpa pers evaluasi pencapaian target kunjungan wisman dan wisnus Desember 2014 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Rabu (4/2/2015).

Dalam kunjungan ke Tiongkok beberapa waktu lalu, Menpar telah melakukan sounding untuk membahas kelanjutan bebas visa. Diperkirakan bebas visa Tiongkok akan menjadi yang pertama, disusul oleh Jepang, Korea dan Rusia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Australia tidak bisa disetujui, karena di Australia berlaku universal visa. Ini mengharuskan setiap orang yang masuk ke Australia harus menggunakan visa," tambah Arief.

Di sisi lain, lanjut Arief, pemerintah Indonesia memberlakukan kebijakan resiprokal (timbal balik).

"Kita Republik Indonesia mensyaratkan kalau akan bebas visa harus berlaku syarat resiprokal. Nah ini bertentangan sehingga kita tidak akan ketemu kalau dengan Australia, yang masing-masing negaranya punya aturan sendiri," paparnya.

Arief menambahkan, Kemenpar masih terus melakukan lobi dengan 4 negara lainnya yaitu Jepang, Tiongkok, Rusia, dan Korea Selatan.

"Sedangkan dengan 4 negara lain juga belum selesai positioningnya, tapi Indonesia mau kalau negara itu sudah resiprokal," paparnya.

(sst/sst)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads