Dari rilis yang diterima detikTravel, Senin (16/3/2015) Menko Maritim Indroyono Soesilo mendukung Menpar Arief Yahya untuk menjadikan Belitung sebagai Kawasan Ekonowi Khusus Pariwisata. Itu ditegaskannya dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Ke-III Alumni Institut Teknologi Bandung (IA-ITB) di Aston Hotel Belitung, Sabtu (14/3) kemarin.
Pulau Belitung akan mendapat tambahan tenaga listrik 32 MW untuk membuat turis makin nyaman. Serta, Bandara HAS Hanandjoeddin juga dipoles dengan menambah panjang landasan pacu dari 2.225 meter menjadi 2.550 meter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yang menarik, Menko Indroyono Soesilo menyinggung soal kekayaan budaya di Belitung. Salah satunya berupa harta karun atau Benda Berharga Asal Muatan Kapal Tenggelam (BMKT) yang bisa measuk dalam cagar budaya.
"Jadi yang dijual, bukan hanya pemandangan alamnya saja, tapi olah otaknya harus dijual. Karena itu, salah satu kekayaan dari Belitung dan Beltim (Belitung Timur), adalah situs-situs bersejarah harus digali," ujarnya.
Menko Indroyono Soesilo, rencananya akan mengkoordinasikan dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan agar dibuat museum untuk berbagai harta karun yang ditemukan dari dasar laut. Dengan cara tersebut, diyakini akan menyelamatkan benda-benda berharga dan bersejarahnya dari pelelangan pada pasar gelap.
(aff/aff)












































Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Viral Bule Hadang Mobil di Nusa Dua, Ia Berlutut Minta Tolong