Kuwait membuat peraturan yang bikin banyak traveler garuk kepala. Bukan hanya harus mengajukan visa, tapi juga harus punya tes DNA. Ditengok dari AFP, Jumat (22/4/2016), pemerintah Kuwait membuat peraturan ini terkait tragedi ISIS yang membunuh 27 orang dan melukai 227 orang di ibukota Kuwait.
Mulai dari situ, pemerintah Kuwait langsung mengumpulkan DNA seluruh warga yang tinggal di sana. Sedangkan turis harus memiliki tes DNAnya sendiri sebelum liburan ke Kuwait.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan bagi traveler yang memalsukan hasil DNAnya bisa terkena masalah lebih serius. Yaitu dipenjara maksimal 7 tahun lamanya. Ngeri!
Dengan hadirnya peraturan ini, banyak turis yang keberatan. Ada yang bilang tak mau ke sana dalam waktu dekat, atau malah tak akan pernah pergi liburan ke sana.
Tak masalah dengan keramaian yang dibicarakan para traveler, pemerintah Kuwait tetap pada pendiriannya. Menurut mereka, negaranya sedang dalam ancaman dan tindakan ini perlu untuk dilakukan. (shf/shf)












































Komentar Terbanyak
Koster: Wisatawan Domestik ke Bali Turun gegara Penerbangan Sedikit
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Koster Akui Jumlah Wisatawan Domestik ke Bali Turun di Libur Nataru