Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 26 Mar 2018 18:15 WIB

TRAVEL NEWS

Perjuangan Benjamin Jalan Kaki dari Swedia untuk Palestina

Shinta Angriyana
detikTravel
Foto: Benjamin Ladraa (WalktoPalestine/Instagram)

FOKUS BERITA

Aksi Walk To Palestine
Jakarta - Masalah Palestina menarik simpati seorang traveler Swedia untuk aksi jalan kaki membelanya. Perjuangan membela Palestina memang tidak mudah.

Benjamin Ladraa, seorang pria berumur 25 tahun asal Swedia, melakukan aksi berjalan kaki dari Swedia menuju Palestina untuk aksi kemanusiaan. Tentunya, tindakannya tidak semulus seperti kelihatannya.

Aksi Benjamin bisa diikuti di akun Instagram @walktopalestine. Akun instagramnya viral dan menarik simpati para traveler di dunia. Namun perjuangan Benjamin jalan kaki ke Palestina tidak mudah.

Ia memulai misinya dengan modal uang 1.200 Euro (Rp 20,3 juta) hasil menabung dan jualan barang. Uang itu dia hemat sepanjang jalan, misalnya saja, untuk sekedar bermalam atau memenuhi kebutuhan sehari-harinya selama perjalanan.



Ia juga membawa beberapa makanan untuk asupan diri. Namun, di sepanjang perjalanan, ia beberapa kali menemukan orang-orang yang berbaik hati memberikan bantuan.

"Orang-orang yang aku temui sangat baik hati. Terkadang mereka memberi aku uang ketika bertemu di jalan," ujar Benjamin.

Seringkali, Benjamin harus mendirikan tenda yang dibawa dan tidur di tempat manapun. Untuk menambah bekal, ia menggunakan penggalangan dana online untuk menghidupi diri.

"Aku juga punya penggalangan dana yang sukses. Sebenarnya, itu juga tidak mahal karena aku hanya perlu membeli makanan, serta berjalan kaki juga gratis. Terkadang aku tidur di tenda yang aku miliki, itu juga gratis," tambahnya.

Selain itu, terkadang ia juga sering diberhentikan oleh polisi setempat. Ini karena aksinya yang terbilang berani, berjalan kaki melintasi berbagai negara dengan sebuah stroller dan bendera Palestina yang berkibar.

"Hampir setiap hari saya diberhentikan polisi, ditanyakan mengenai aksi saya. Tapi itu dia, tantangan yang saya hadapi," ujarnya.

Benjamin telah melakukan aksinya sejak Agustus 2017 lalu. Ia berencana untuk pergi ke Palestina agar orang-orang di dunia mengerti keadaan sesungguhnya dan untuk kegiatan solidaritas di sana. (sna/fay)

FOKUS BERITA

Aksi Walk To Palestine
BERITA TERKAIT
BACA JUGA