Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 24 Apr 2018 17:10 WIB

TRAVEL NEWS

Setelah China, Adalah India

Afif Farhan
Redaksi Travel
Ilustrasi turis India (Reuters)
Ilustrasi turis India (Reuters)
Jakarta - Pertumbuhan kunjungan turis India ke Indonesia, adalah terbesar kedua setelah turis China. Ini yang mau digarap serius oleh Kementerian Pariwisata.

"Growth atau pertumbuhan traveler India itu tertinggi kedua, setelah Tiongkok yang sudah di angka 40%," kata Menteri Pariwisata Arief Yahya kepada detikTravel, Selasa (24/4/2018).

Arief sebelumnya mengapresiasi pembukaan rute Denpsar-Mumbai oleh maskapai Garuda Indonesia. Menurutnya, Indonesia dan India punya kedekatan yang mana merupakan hal positif dalam pariwisata untuk mendatangkan lebih banyak turis dari Negeri Bollywood tersebut.

"Pariwisata itu adalah proximity, kedekatan. India punya kedekatan budaya dengan Indonesia dan Bali," ujarnya.

BACA JUGA: India, Pasar 'Gemuk' Bagi Pariwisata Indonesia

"Dalam sambutan saya di Inaugural Flight Garuda Indonesia di Mumbai, saya ceritakan, penyair, sastrawan, filsuf, seniman, yang pernah menerima Nobel pertama (orang Asia), dalam bidang sastra (1913) dari India pernah berkelana di Bali dan menuliskan sajak-sajak indahnya. Dia adalah Rabindranath Tagore," tambah Arief.

Negara-negara Asia Tenggara sudah menempatkan India sebagai market bersama dan mereka selalu hadir dalam konferensi tingkat menteri di ATF-ASEAN Tourism Forum. India juga dekat secara jarak dan waktu tempuh, hanya 7 jam baik pesawat. Itu waktu yang ideal untuk berwisata ke Indonesia.

"Selama ini turis India ke Bali, 54% dari total yang berkunjung ke Indonesia. Lenght of stay 7 hari per visit, dengan pengeluaran rata-rata USD 1.000 per kunjungan," pungkas Arief.

BACA JUGA: 6 Motor Seksi Harley-Davidson di IIMS 2018

(aff/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED