Kellon Pierre, salah seorang turis Inggris berkulit hitam sedang makan bersama rombongannya di restoran cepat saji KFC. Di tuduh terlalu berisik, KFC panggil polisi untuk mengusir mereka, seperti yang diintip detikTravel dari berbagai sumber, Sabtu (26/5/2018).
Manajer di KFC tersebut mengatakan bahwa rombongan tersebut telah melempar makanan dan menghina anggota karyawan restoran. Sehingga manajer memanggil polisi untuk melindungi tamu dan staf lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rombongan turis ini dituduh berisik (Grenadian S Chick/Facebook) |
Kejadian ini pun direkam oleh salah seorang turis dan di posting di Facebook. Saat polisi tiba, mereka diminta untuk keluar dari restoran.
BACA JUGA: Kisah Sederet Tempat yang Terlupakan di Berlin
Tahu dirinya direkam, polisi tersebut mengancam akan membebankan tuduhan kepada turis tersebut.
"Kami adalah satu-satunya orang kulit hitam di restoran dan kami satu-satunya yang diminta menjadi lebih tenang, meskipun orang lain juga tertawa," ujar Pierre.
Di luar restoran, polisi langsung meminta mereka tetap tinggal dan memberikan paspor mereka. Tak ada yang tahu apa yang terjadi setelahnya, semoga mereka baik-baik saja ya..
(bnl/fay)












































Rombongan turis ini dituduh berisik (Grenadian S Chick/Facebook)
Komentar Terbanyak
Lagi, Finlandia Dinobatkan Jadi Negara Paling Bahagia Sejagat
Duh, Jembatan Ikonik Suramadu Jadi Sasaran Pencurian, 480 Kg Besi Raib
Hotel Legendaris di Gerbang Malioboro Kembali Beroperasi