Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 13 Sep 2018 17:50 WIB

TRAVEL NEWS

Kata Pelaku Wisata di Geopark Gunung Sewu Soal Peternakan Ayam

Usman Hadi
detikTravel
Geosite Ngingrong (Istimewa/Suwarno)
Geosite Ngingrong (Istimewa/Suwarno)
Gunungkidul - Peternakan ayam PT Widodo Makmur Unggas di kawasan Geopark Gunung Sewu menjadi polemik. Pelaku usaha di sana khawatir sungai bawah tanah akan tercemar.

Salah satu pihak yang keberatan atas keberadaan peternakan ayam di Dusun Tonggor, Pacarejo, Semanu, Gunungkidul tersebut adalah Pokdarwis Desa Mulo. Mereka khawatir limbah peternakan akan mencemari kawasan Geopark Gunung Sewu.

"Ya kalau kami tetap terganggu, karena kan mau tidak mau itu salurannya tetap ke dalam tanah resapannya, resapannya itu tetap ke dalam tanah. Sekalipun pakai alasan ini, itu, tetap resapan ke dalam tanah," kata Ketua Pokdarwis Desa Mulo, Suwarno, Kamis (13/9/2018).

"Tidak mungkin misalnya (pengelola peternakan bilang) 'sudah pakai ini, sudah pakai alat ini bagus'. Tapi kami yakin tetap resapannya ke dalam tanah. Mau dibaguskan kayak gimana paling pembuangan (limbah) itu masuk ke dalam tanah," lanjutnya.

BACA JUGA: Cahaya Surga Gua Jomblang yang Terancam Peternakan Ayam

Suwarno patut khawatir, lantaran Lembah Ngingrong Gunungkidul yang dikelolanya merupakan salah satu geosite Gunung Sewu Geopark Network. Dia khawatir jika limbah ayam mencemari sungai bawah tanah, maka pariwisata yang dibangunnya hancur

"Yang namanya regetan tetep mlebune neng jero to mas (kotoran tetap masuk ke dalam tanah kan mas). Karena (limbah peternakan ayam) terbawa arus air, mau tidak mau ya masuknya ke sungai bawah tanah. Masuk ke punya saya ini (Ngingrong)," ucapnya.

Kata Pelaku Wisata di Geopark Gunung Sewu Soal Peternakan AyamFoto: (Istimewa/Suwarno)


Sebenarnya lokasi peternakan ayam milik PT Widodo Makmur Unggas di Dusun Tonggor lokasinya cukup jauh dari Geosite Ngingrong. Namun Suwarno tetap khawatir, lantaran sungai bawah tanah di kawasan Geopark Gunung Sewu saling tersambung.

"Kalau geosite sampingnya kena termasuk di Ngingrong kan ya bisa. Aliran sungai bawah tanah kan tersambung. Padahal kalau Ngingrong sendiri kan andalannya gua, andalannya gua ya mau tidak mau kalau bisa bersih semua kan bagus," ungkapnya.

"Ya jangan sampai lah mengajak pengunjung masuk ke dalam telaga bawah tanah, tapi di bawah kotor semua. Ya diusahakan semuanya biar semuanya bersih. Kalau kami cuma minta jangan ada pencemaran saja lah, jangan ada pencemaran," tegasnya.

BACA JUGA: Jangan Dirusak! Geopark Gunung Sewu Sudah Hidupkan Banyak Orang

(aff/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED