Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 24 Jun 2019 20:55 WIB

TRAVEL NEWS

Kembangkan 3 Daerah, Borobudur Siapkan Wisata Terintegrasi

Bagus Kurniawan
detikTravel
Candi Borobudur (Teguh Tofik Hidayat/dTraveler)
Candi Borobudur (Teguh Tofik Hidayat/d'Traveler)
Kulon Progo - 3 Kabupaten yakni Kulon Progo, Magelang dan Purworejo jadi penopang pengembangan kawasan Borobudur dan sekitarnya. Demin integrasi untuk menunjang pariwisata.

Badan Otorita Borobudur (BOB) akan mempersiapkan warga di sekitar lokasi wisata Borobudur untuk memenuhi standar penyambutan wisatawan. Saat ini BOB dalam menjalani proses untuk berubah menjadi Badan Layanan Umum (BLU) agar bisa berfokus pada pendapatan dan belanja. Hal ini, untuk menunjang pariwisata dan wisatawan, ditambah Kulon Progo dan Purworejo menjadi pintu masuk wisatawan setelah adanya bandara Yogyakarta International Airport (YIA).

Direktur Utama BOB Indah Juanita mengatakan selama proses menjadi BLU pihaknya selalu berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Magelang, Purworejo dan Kulonprogo untuk membuat jalur ke lokasi kawasan Badan Otorita Borobudur. Setelah itu akan dibangun entrance atau pintu masuk dari tiga kabupaten itu sebagai ujung tombak pertumbuhan ekonomi di mana di sekitar entrance akan ada potensi sumber pendapatan.

"Ini demi kepentingan pariwisata bersama. Kami juga sembari berproses menjadi BLU mencari terobosan agar bisa mengeksekusi berbagai kegiatan lebih menyeluruh. Sambil menunggu jalur bedah Menoreh terlaksana. Sebab jalur ini benar-benar akan menghidupkan kawasan wisata," kata Indah kepada wartawan, Senin (24/6/2019).

Direktur Utama BOB Indah Juanita (Bagus/detikcom)Direktur Utama BOB Indah Juanita (Bagus/detikcom)


Indah memaparkan berbagai program koordinatif sedang terus dijalankan. Seperti membuat kajian tracking dan offroad dari Borobudur ke Magelang, Purworejo dan Kulonprogo. Karena itu BOB juga sedang mendata penduduk yg berpotensi di luar kawasan Borobudur yang dapat digandeng untuk membentuk simpul-smpul aktivitas pariwisata.

"Penduduk yang rumahnya asri, kami beri pelatihan, supaya bisa menyiapkan makanan yang higienis dengan bentuk menarik. Mereka juga kami ajarkan bertutur sapa sebagaimana pelayan pariwisata," katanya.

Indah menjelaskan saat menjadi BLU, nantinya BOB akan mengajukan dana perbaikan untuk toilet warga dan memberi peralatan dapur yang memadai. Konsep peralatan dapur untuk menjamu wisatawan pun didesain dengan tradisional agar wisatawan tetap merasakan keasrian dan keaslian suasana pedesaan.

"Tujuannya di jalur tracking wisatawan jalan kaki dari hotel mereka dan mereka akan ketemu penduduk desa yang rumahnya sudah kami siapkan, mereka akan menjamu tamu dengan alami. Bahkan dapur mereka jangan dirombak, biarkan alami, asal higienis," kata Indah.

BACA JUGA: Ada Air Terjun Cantik di Dekat Candi Borobudur

Ia menambahkan untuk pengembangan ke depan pihaknya berencana menggandeng tiga investor dalam bidang akomodasi. Pada tahap awal untuk pembangunan lahan di kawasan BOB yang ada di Jawa Tengah.

"Nantinya investor akan membangun dengan memasukkan kearifan lokal dalam ciri khas bangunannya," kata Indah.

Terkait dengan kerja sama tersebut, para investor mendapatkan prioritas pertama untuk meletakkan bangunan mereka sesuai dengan block plan yang disediakan oleh BOB.

"Mereka sudah menentukan pilihan lokasi dalam block plan itu, mereka sedang mempersiapkan penelitian pertanahannya dan mempersiapkan desainnya. Desain dikerjakan paling awal karena butuh waktu lama," katanya.

Apabila desain sudah rampung tahun ini lanjut Indah, akan dilakukan perjanjian pemanfaatan lahan dan penerbitan hak guna bangunan (HGB) yg diharapkan juga akan rampung pada tahun ini. Oleh karena itu pihak BOB menekankan kepada para investor agar fokus pada pengerjaan desain yang sesuai dengan kearifan lokal dan tidak menyebabkan penebangan pohon yang terlalu banyak.

Indah menjelaskan juga untuk tugas koordinatif, BOB akan terus berkoordinasi dengan PT TWC mengenai penataan lingkungan di sekitar Candi Borobudur. Tiga kawasan penunjang sekarang mulai dibenahi.

(sna/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED