Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 15 Agu 2019 20:29 WIB

TRAVEL NEWS

Inchan 2019 Suguhkan Seni Budaya ke 72 Pemuda dari 40 Negara

Akfa Nasrulhak
detikTravel
Foto: Dok. Kemenpar
Foto: Dok. Kemenpar
Jakarta - Semangat Indonesia Incorporated menguat di Banyuwangi. Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) menghadirkan 72 pemuda dari 40 negara yang mengambil bagian dalam pagelaran seni Indonesia Channel (Inchan) 2019.

Dalam pagelaran Indonesia Channel 2019 berlangsung di Taman Blambangan, Banyuwangi, Rabu (14/8/2019) itu, para peserta mancanegara yang dibawa Kemenlu adalah penerima program Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia (BSBI). Menteri Pariwisata Arief Yahya menilai langkah strategis Kemenlu ini sangat luar biasa.

"Apa yang dilakukan oleh Mbak Menlu Retno Marsudi (panggilan karib Menpar Arief Yahya kepada Menlu Retno Marsudi) luar biasa. Selalu totalitas mempromosikan pariwisata Indonesia. Kini giliran destinasi Banyuwangi ini yang dibrandingnya. Impact positifnya pasti sangat besar buat Banyuwangi. Untuk itu, kami ucapkan banyak terima kasih," tutur Arief, dalam keterangan tertulis, Kamis (15/8/2019).


Menurut Arief, harmoni tersebut semakin memperkuat semangat Indonesia Incorporated. Terlebih, Retno memilih The Sun Rise of Java sebagai venue Inchan 2019.

"Kami semua sangat solid dan fokus untuk perkembangan positif Indonesia. Sinergi pun terus dilakukan pada setiap lini. Mbak Menlu kerap mengerahkan KBRI dan KJRI guna menguatkan pasar mancanegara. Mereka selalu mendukung promosi yang dilakukan Wonderful Indonesia di setiap negara. Untuk semua upaya yang dilakukan, sekali lagi terima kasih," terang Arief.

Mengusung tema 'Mosaic of Indonesia', Inchan 2019 pun digelar meriah. Beragam warna budaya dari bumi The Sun Rise of Java disajikan, termasuk Tari Gandrung yang menjadi bukti kekayaan budaya Banyuwangi. 'Gandrung' bisa diartikan sebagai terpesonanya masyarakat Blambangan terhadap Dewi Sri, Dewi Padi yang menjadi representasi kesejahteraan.

Tari Gandrung sedikitnya memiliki 8 varian. Selain Gandrung Marsan, ada juga Jejer Gandrung, Paju Gandrung, Seblang Subuh, dan Seblang Lukinto. Varian lainnya, Gandrung Dor, Gama Gandrung, dan Jaripah.

Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi pun mengapresiasi Banyuwangi yang sukses merepresentasi keseimbangan antara budaya, keberagaman dan pembangunan inovatif.

"Banyuwangi sangat luar biasa. Representasi keseimbangan antara lestarinya budaya, keberagaman, dan pembangunan inovatif," jelas Retno.

Selain budaya, Banyuwangi juga terkenal dengan kulinernya. Ada Pecel Pitik, Sego Cawuk, Sego Tempong, Rujak Soto, juga Sego Bungkus. Di sini ada juga Mie Kuah, Rawon, Pecel Rawon, Botok Tawon, Nasi Kalak, juga Klemben.

Alam Banyuwangi sangat eksotis. Ada Kawah Ijen dan Blue Fire, yang hanya ada dua di dunia. Bumi The Sun Rise of Java juga memiliki Taman Nasional Baluran, Taman Nasional Alas Purwo, Pantai Teluk Hijau, Pantai G-Land, dan masih banyak lagi.


"Saya sudah mendengar banyak hal mengenai spot-spot luar biasa di Banyuwangi. Semuanya memang eksotis. Saya juga sudah mencoba bermacam kuliner Banyuwangi. Semuanya nikmat dan otentik. Saya merasa terhormat bisa berada di sini," kata Retno.

Retno juga dikenal total mendukung Calendar of Events Pariwisata Nasional. Salah satu event-nya, Tomohon International Flower Festival 2019 pada 8-10 Agustus 2019. Sebanyak 11 Duta Besar dihadirkan di sana. Menguatkan branding, para Duta Besar ini menikmati Diplomatic Tour.

Para Duta Besar yang bergabung berasal dari Irak, Nigeria, Afrika Selatan, Maroko, dan Bahrain. Hadir juga Duta Besar dari Panama, Belarus, Ukraina, Papua Nugini, hingga Myanmar.

"Sudah jadi tanggung jawab bersama untuk selalu mendukung pariwisata. Potensi yang dimiliki Indonesia sangat besar. Dan, sektor ini sangat efektif untuk mendatangkan devisa bagi negara," tegas Retno.

Merespons dedikasi Retno, apresiasi juga diberikan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. Menurutnya, Inchan 2019 telah berhasil mengenalkan budaya lokal ke level dunia.

Simak Video " Petisi Ragunan, Kementan Cabut Gugatan ke Yeka Hendra Fatika "
[Gambas:Video 20detik]
(prf/ega)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED