Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 12 Nov 2019 08:50 WIB

TRAVEL NEWS

Kenangan Netizen akan Kampung Gajah yang Kini Terbengkalai

Johanes Randy Prakoso
detikTravel
Kampung Gajah kini (Yudha Maulana/detikcom)
Kampung Gajah kini (Yudha Maulana/detikcom)

FOKUS BERITA

Ironi Kampung Gajah
Bandung Barat - Tak sedikit netizen yang punya kenangan akan Kampung Gajah di Bandung Barat yang kini terbengkalai. Berikut beberapa di antaranya.

Sempat berjaya saat tahun 2011-an, Kampung Gajah dinyatakan pailit akhir tahun 2017 silam karena perkara hutang. Adapun tak sedikit netizen yang punya kenangan saat berlibur di taman rekreasi tersebut dulu.

detikTravel pun menelusuri tagar #kampunggajah di media sosial Instagram dan sumber lainnya terkait destinasi wisata tersebut, Selasa (12/11/2019). Tak sedikit yang terkejut akan kondisi Kampung Gajah kini, di mana hal itu datang dari bekas karyawannya.

"Ya ampun tempat kerja dulu, banyak kenangan bareng teman-teman sampai dapat jodoh di sana, sekarang jadi sereum gitu ya," ujar @ouliviaaa.

"Pernah kerja di situ 2010 awal-awal buka. Banyak kenangan," ujar @conny_harahap.

Kenangan Netizen Akan Kampung Gajah yang Kini TerbengkalaiFoto: (Yudha Maulana/detikcom)

Ada juga sejumlah testimoni dari bekas pengunjung Kampung Gajah di masa lalu. Banyak ex pengunjung yang tak menyangka, kalau salah satu tempat wisata populer di Bandung itu tutup dan tak terurus kini.

"2011 Kami pernah family gathering ke sini. Gak nyangka ya, sekarang sudah tutup," tulis @akhikarya_cikarang.

"Ke sini gara2 detik, tapi sumpah ya demi apa sih ternyata sudah lama sepinya, dulu rame bangett ngehits," tulis @armelzing.

Namun, ada juga bekas pengunjung yang mengaku punya pengalaman buruk berwisata di Kampung Gajah. Contohnya seperti @hilmanapril_ yang kapok datang lagi setelah kunjungan terakhirnya.

"Terakhir ke sini, main berenang sama istri dan tepat depan mata celaka dua orang di perosotan tornado, dan sejak itu udah gamau ke sana lagi," tulisnya.


Sedangkan dari pembaca detikTravel, banyak juga yang menyebut Kampung Gajah tutup karena biayanya yang kelewat mahal dan tak masuk di kantong. Untuk diketahui, Kampung Gajah menerapkan biaya di tiap wahananya dan bukan tiket terusan.

"Iyalah wajar kalau bangkrut. Pengunjung datang, sekali doang, kapok sama harga yang ditawarin. Gak kira-kira mahalnya. Naik delman 30 meter saja 80 ribu, Belum lagi harga makanan sama minuman yang mahal banget," tulis Rozanaro Santoso.

"Untuk wahana sejenis harganya lebih mahal dari tempat lain. Harga paketnya kalau di tempat lain sudah terusan, mau main beberapa kali bisa. Di sini satu wahana hanya satu kali. Padahal gak semua orang mau cobain semua wahana, hanya suka beberapa saja," tulis lainnya.


Kabar terkini, Kampung Gajah malah kerap dijadikan tempat wisata mistis karena suasananya yang kian mencekam usai ditinggalkan. Banyak juga wisatawan pecinta wisata mistis yang mengaku punya perasaan tak enak saat main ke sana.

"Tadi subuh jam 4 tanggal 1 September 2019 main ke situ dan asli suasananya kaya mencekam, ada rasa was was. Kita ke sana 10 orang padahal, tapi rasanya tetap takut," ujar @ilham_boris29.

Itulah beberapa testimoni dan kenangan netizen akan Kampung Gajah yang dulu sempat populer. Entah mau dibawa ke mana lagi nasibnya setelah ini..



Simak Video "Sisa-sisa Kampung Gajah, Wahana Rekreasi yang Ditinggalkan"
[Gambas:Video 20detik]
(rdy/rdy)

FOKUS BERITA

Ironi Kampung Gajah
BERITA TERKAIT
BACA JUGA