Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 21 Feb 2020 18:09 WIB

TRAVEL NEWS

Tentang Sungai Banjir Kanal Barat Semarang yang Disulap Jadi Tempat Wisata

Sungai BKT Semarang
Sungai Banjir Kanal Timur disulap jadi tempat wisata. (Angling Adhitya Purbaya/detikTravel)
Semarang -

Sungai Banjir Kanal Barat (BKB) Semarang disulap menjadi salah satu destinasi wisata Jawa Tengah. Mulai dari area hijau sampai air mancur menari ada di sana.

Banjir Kanal Barat merupakan sistem drainase besar pertama di Kota Semarang yang beroperasi pada tanggal 23 Januari 1879. Nama 'Bandjirkanaal' merupakan bahasa Belanda yang dalam bahasa Indonesia artinya saluran banjir.

"Maka sebagai saluran banjir, dalam penanganan banjir di Kota Semarang ke sininya, normalisasi Banjir Kanal Barat menjadi penting, untuk dapat berfungsi maksimal kembali. Sehingga, kemudian mulailah Banjir Kanal Barat dinormalisasi sampai selesai tahun 2013," kata Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi.

Bersinergi dengan pemerintah pusat, Pemerintah Kota Semarang menggarap sektor wisata di sana. Menurut Wali Kota yang akrab disapa Hendi itu daerahnya tidak memiliki wisata pantai pasir putih dan gunung tinggi sehingga harus mencari daya tarik lain untuk wisata.

"Maka dari itu kemudian kami merinci satu per satu, dari Banjir Kanal Barat yang sudah selesai dinormalisasi, sisi - sisi mana yang bisa digarap. Mulai dari memfungsikan jalan inspeksinya sebagai ruang aktivitas warga, seperti dengan dilengkapi jogging track. Atau juga mempercantik jembatan-jembatannya, seperti dengan adanya Semarang Bridge Fountain," dia menjelaskan.

Tepi, sungai BKB Semarang kini bisa untuk bersantai dan olahraga. Tiap pagi atau sore sejumlah perempuan juga membawa speaker besar untuk mengiringi senam. Di Bendungan Plered-nya ada tempat santai berupa taman yang cukup instagramable.

Makin malam, cahaya lampu dari jembatan-jembatan di sana mempercantik suasana. Termasuk dengan adanya Semarang Bridge Fountain dimana air mancur menari warna-warni.

"Kami beberapa kali menyelenggarakan festival Banjir Kanal Barat dengan di dalamnya ada parade perahu hias," Hendi menuturkan.

Selanjutnya
Halaman
1 2
BERITA TERKAIT
BACA JUGA